Dispar Kaltim Targetkan 1.001 Topeng Nusantara di Mahakam Mask Carnival 2027

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Minggu, 27 September 2026 | 17:16:01 WIB
Peserta membawa topeng saat Mahakam Mask Carnival 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur.

SAMARINDA — Mahakam Mask Carnival 2026 yang digelar di Samarinda menjadi titik awal pengembangan festival topeng di Kalimantan Timur. Dinas Pariwisata Kaltim menyiapkan konsep perluasan peserta sebagai bagian dari penguatan atraksi budaya dan pariwisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal, menyatakan kegiatan tahun ini masih berada di tahap sosialisasi. Pihaknya menargetkan penyelenggaraan yang lebih besar pada agenda berikutnya dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengapa Topeng Jadi Pilihan Utama Festival

Faisal menyebut target yang disiapkan adalah menghadirkan 1.001 topeng Nusantara dalam penyelenggaraan berikutnya. Konsep itu dipilih karena topeng dinilai punya keterkaitan dengan beragam budaya dan suku bangsa di Indonesia.

"Target saya tahun depan itu 1.001 topeng Nusantara. Kenapa topeng? Karena pawai topeng ini mungkin sedikit sekali atau bahkan tidak ada di Indonesia," kata Faisal.

Keberagaman bentuk topeng dari berbagai daerah dinilai membuka peluang mengundang komunitas maupun pelaku seni budaya dari luar Kalimantan Timur. Kehadiran peserta dari daerah lain juga disebut dapat memperluas interaksi antarkomunitas.

Ruang untuk Ekonomi Kreatif Warga Samarinda

Pengembangan festival diarahkan pula untuk memberi ruang bagi ekonomi kreatif. Pemerintah daerah ingin kegiatan budaya tidak berhenti sebagai pertunjukan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terlibat.

"Pengembangan festival sekaligus diarahkan untuk memberikan ruang bagi ekonomi kreatif. Pemerintah daerah ingin kegiatan budaya tidak hanya menjadi pertunjukan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terlibat," ujar Faisal.

Sejumlah pelaku usaha kecil di sekitar kawasan carnival, mulai dari perajin topeng, penjual kuliner, hingga penyedia jasa transportasi, menjadi pihak yang paling diuntungkan bila jumlah peserta dan penonton bertambah.

Persiapan Menuju Gelaran Tahun Berikutnya

Faisal mengatakan konsep penyelenggaraan akan diperbaiki dan dipersiapkan lebih matang untuk agenda tahun berikutnya. Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, festival topeng diharapkan menjadi salah satu atraksi budaya yang memperkuat promosi pariwisata Kalimantan Timur.

Perbaikan konsep mencakup skema partisipasi komunitas, penataan rute pawai, serta koordinasi dengan pelaku seni budaya di luar Kaltim. Dinas Pariwisata Kaltim belum merinci jadwal pendaftaran peserta untuk gelaran berikutnya.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top