KALIMANTAN TIMUR — Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S12 Ultra pada 30 September 2026 dengan layar Dynamic AMOLED 2X 14,6 inci dan refresh rate 120Hz sebagai daya tarik utama. Tablet premium ini dipasarkan mulai US$1.399,99 atau sekitar Rp22 jutaan di Amerika Serikat, dan Samsung Indonesia sudah membuka program reservasi untuk seri ini.
Peluncuran Galaxy Tab S12 Ultra berbarengan dengan Galaxy Tab S12+ dalam satu rangkaian Galaxy Tab S12 Series. Keduanya menyasar segmen pengguna yang butuh perangkat kerja sekaligus hiburan, mulai dari pekerja profesional, pelajar, sampai kreator yang mengedit konten atau menggambar di tablet.
Galaxy Tab S12 Ultra mempertahankan karakter seri Ultra lewat layar jumbo dan bodi tipis. Panelnya Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci dengan resolusi 2960 x 1848 piksel dan refresh rate 120Hz.
Kombinasi resolusi dan refresh rate tinggi itu ditujukan agar tampilan tetap tajam saat membaca dokumen, menonton video, atau menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Untuk tablet sebesar ini, panel 120Hz memang terasa relevan, terutama saat scrolling dokumen panjang atau menulis catatan dengan stylus.
Samsung menetapkan harga awal Galaxy Tab S12 Ultra di Amerika Serikat sebesar US$1.399,99. Dikonversi kasar, angkanya setara Rp22 jutaan, tergantung kurs yang berlaku.
Harga tersebut belum termasuk pajak, biaya distribusi, maupun penyesuaian saat produk masuk pasar Indonesia. Samsung Indonesia sudah mengumumkan program reservasi Galaxy Tab S12 Series, tetapi harga jual resmi per konfigurasi baru akan merujuk pada pengumuman penjualan lokal.
Beberapa hal belum jelas dari pengumuman ini. Konfigurasi RAM dan storage untuk pasar Indonesia belum dirinci, begitu pula apakah seluruh varian Galaxy Tab S12 Series masuk secara resmi atau hanya sebagian.
Harga Rp22 jutaan yang disebut adalah konversi langsung dari harga AS, bukan angka final. Pajak, bea masuk, dan biaya distribusi biasanya membuat harga lokal berbeda, bisa lebih tinggi atau justru disesuaikan dengan strategi pasar Samsung Indonesia.
Kelengkapan paket penjualan juga belum dipastikan, termasuk apakah stylus S Pen masih dibundel atau dijual terpisah seperti beberapa generasi sebelumnya. Pembeli yang tertarik sebaiknya menunggu pengumuman resmi harga dan isi paket sebelum melakukan reservasi.
Tablet 14 inci dengan panel AMOLED dan refresh rate 120Hz masih tergolong segmen terbatas. Galaxy Tab S12 Ultra bersaing langsung dengan tablet premium lain yang menyasar pengguna produktivitas, bukan sekadar konsumsi konten.
Fitur kecerdasan buatan disebut ikut ditingkatkan di generasi ini, meski detail penerapannya belum dijelaskan rinci dalam pengumuman. Untuk pengguna yang mengandalkan tablet sebagai pengganti laptop ringan, kombinasi layar besar dan fitur AI menjadi nilai jual utama.
Ketersediaan mulai 7 Oktober 2026 di sejumlah pasar membuat calon pembeli Indonesia perlu menunggu jadwal masuk resmi. Pantau pengumuman Samsung Indonesia soal harga dan konfigurasi sebelum memutuskan, karena selisih harga antar varian di segmen ini bisa cukup signifikan.