Toprak Isi Bensin Eceran di Lombok, Sebut Lebih Bagus dari E85

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:17:31 WIB
Pebalap Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran untuk Yamaha Nmax merah di Lombok sebelum MotoGP Mandalika 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Pebalap Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran di Lombok dengan Yamaha Nmax merah sebelum MotoGP Mandalika 2026, dan menyebutnya lebih bagus dari bahan bakar bioetanol E85. MotoGP Indonesia seri ke-17 sendiri baru digelar 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, tapi sejumlah rider sudah tiba sejak Senin (5/10/2026).

Toprak Razgatlioglu termasuk rider yang sudah mendarat di Lombok jauh sebelum sesi latihan resmi dimulai. Rider Pramac Yamaha itu mengunggah momen berkendara dengan skuter matik Yamaha Nmax berkelir merah melalui Instagram Stories, lengkap dengan aktivitas mengisi bahan bakar di pengecer.

Dari rekaman yang beredar, warna bensin yang masuk ke tangki Nmax mengarah ke jenis Pertalite. Toprak memberi komentar singkat soal pengalamannya itu dengan membandingkan kualitasnya terhadap bensin bioetanol.

"Kayaknya lebih baik daripada E85," tulisnya di Instagram Stories.

Kenapa E85 Jadi Pembanding Toprak

E85 bukan bahan bakar yang asing bagi pebalap yang lama berkarier di Eropa. Bahan bakar ini terdiri dari campuran 85 persen bioetanol dan 15 persen bensin berdasarkan volume, dan sudah dijual umum di sejumlah negara sebagai alternatif bahan bakar nabati.

Di Indonesia, campuran bioetanol di SPBU belum seumum di Brasil atau Amerika Serikat. Pembandingan Toprak lebih mencerminkan kebiasaan di negaranya ketimbang penilaian teknis terhadap kualitas bensin lokal.

Pertalite sendiri punya angka oktan 90 dan masih berstatus bahan bakar subsidi. Nmax yang dipakai Toprak dirancang pabrikan untuk menelan bensin oktan 88-92, jadi secara spesifikasi tidak ada masalah berarti.

Yamaha Nmax Jadi Pilihan Mobilitas Rider di Lombok

Skutik 155 cc itu memang jadi kendaraan yang praktis untuk mobilitas jarak dekat di sekitar kawasan Mandalika. Posisi duduk tegak dan bobotnya ringan membuatnya mudah bermanuver di jalanan Lombok yang tidak selebar jalur paddock Eropa.

Beberapa pebalap lain juga terlihat memilih cara serupa untuk menikmati suasana Lombok sebelum rangkaian balapan dimulai. Ada yang berolahraga di sekitar sirkuit, ada pula yang sekadar berkeliling kota.

Jadwal MotoGP Mandalika 2026

MotoGP Indonesia 2026 menempati seri ke-17 dalam kalender musim ini. Pertamina Mandalika International Circuit menjadi tuan rumah balapan pada 9-11 Oktober 2026.

  • Jumat (9/10): Free Practice 1, dilanjutkan Practice sore hari
  • Sabtu (10/10): Free Practice 2, kualifikasi, lalu Sprint Race 13 lap
  • Minggu (11/10): Race utama MotoGP sepanjang 27 lap

Kedatangan lebih awal para rider memberi waktu adaptasi ekstra terhadap karakter sirkuit jalan raya Mandalika. Trek ini dikenal punya kombinasi tikungan cepat dan area pengereman keras yang menuntut setup motor berbeda dari sirkuit permanen.

Yang Perlu Diperhatikan

Unggahan Toprak soal bensin eceran ini murni momen personal di media sosial, bukan pernyataan resmi soal kualitas bahan bakar Indonesia. Tidak ada data uji laboratorium atau angka oktan yang dia sebutkan.

Pengisian bensin eceran di pinggir jalan juga bukan praktik ideal untuk motor injeksi modern. Kandungan dan kebersihan bahan bakar dari pengecer tidak terjamin sama dengan SPBU resmi, meski untuk pemakaian sesaat risikonya kecil.

Bagi pengguna Nmax harian di Indonesia, rekomendasi pabrikan tetap mengacu pada bensin oktan minimal 88. Pertalite masih masuk spesifikasi, sementara Pertamax atau varian oktan lebih tinggi memberi respons mesin yang lebih halus terutama di putaran atas.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top