BALIKPAPAN — Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra menyerahkan unit tersebut secara langsung kepada jajaran Kodam VI/Mulawarman. Hibah ini disebut sebagai bagian dari penguatan sinergi perusahaan pelat merah dengan institusi TNI di Kalimantan Timur. Rafli menegaskan, ketersediaan sarana kesehatan yang memadai adalah kunci pelayanan yang cepat ke masyarakat.
Peralatan Medis Darurat yang Dibawa Mini ICU
Kendaraan ini tidak sekadar mobil ambulans biasa. Di dalamnya terpasang sejumlah perangkat medis darurat berstandar intensif yang biasa dipakai di ruang ICU rumah sakit.
- Peralatan evakuasi dan mobilisasi pasien: brankar, scoop stretcher, long spine board, extrication device, extrication collar, serta head immobilizer
- Perangkat life support: defibrillator, Automated External Defibrillator (AED), ventilator mobile, bedside monitor, infuse pump, syringe pump, dan suction
- Perangkat diagnostik dan triage: laringoskop, stetoskop, tensimeter manual, oxymetri, Bag Valve Mask (BVM), serta emergency kit
- Sistem oksigenasi: regulator oksigen biasa, regulator oksigen central dan multifungsi, serta tabung oksigen
Kombinasi peralatan itu memungkinkan penanganan pasien berlangsung lebih komprehensif, mulai dari proses evakuasi hingga pasien mendapat perawatan lanjutan di rumah sakit.
Mengapa Kodam VI/Mulawarman Butuh Kendaraan Ini
Rumah Sakit TNI AD dr. R. Hardjanto Balikpapan menjadi tujuan akhir pemanfaatan unit Mini ICU tersebut. Selama ini rumah sakit itu melayani kebutuhan kesehatan prajurit sekaligus masyarakat umum di sekitar Balikpapan.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, melalui Kepala Staf Kodam Brigjen TNI Andy Setyawan, menyampaikan apresiasi atas hibah tersebut. Menurut Andy, dukungan itu akan sangat menunjang operasional pelayanan di lingkungan rumah sakit, terutama saat menangani pasien yang butuh penanganan cepat.
"Terima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan satu unit kendaraan Mini ICU ini sebagai bentuk sinergi yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ucap Andy.
Harapan Keberlanjutan Kerja Sama TNI dan Dunia Usaha
Andy berharap hubungan baik antara Kodam VI/Mulawarman dan Pupuk Kaltim terus ditingkatkan. Menurutnya, masih banyak ruang kolaborasi yang bisa dikembangkan bersama dengan tetap memperhatikan tugas dan fungsi masing-masing institusi.
Kolaborasi TNI dan dunia usaha dinilai berperan penting dalam mendukung kepentingan masyarakat. Sinergi lewat komunikasi dan koordinasi yang baik disebut dapat membuka ruang kerja sama lebih luas sesuai kebutuhan di lapangan.
"Dukungan Mini ICU ini merupakan bentuk sinergi yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan. Kami harap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada berbagai bidang lainnya," harap Andy.
Komitmen Pupuk Kaltim sebagai Agen Pembangunan
Dari sisi perusahaan, Rafli menyebut ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai adalah bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Mini ICU diharapkan membuat kebutuhan mobilitas layanan kesehatan RS dr. R. Hardjanto tertangani lebih cepat dan optimal.
Rafli juga menegaskan peran Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan yang bertanggung jawab memberikan manfaat berkelanjutan. Perusahaan terus berupaya hadir lewat berbagai inisiatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.
"Kami harap Mini ICU ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Rafli saat penyerahan unit di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Rabu (23/9/2026).
Ke depan, Pupuk Kaltim berkomitmen membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kodam VI/Mulawarman, sekaligus mengembangkan peluang kolaborasi yang berdampak lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya lewat dukungan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui ruang kerja sama sesuai kapasitas dan peran masing-masing.
"Ke depan, sinergi dan kolaborasi ini akan terus kami perkuat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa," tambah Rafli.