Pencarian

Disperpusip Kaltim Perpanjang Jam Operasional Perpustakaan hingga Malam Mulai 5 Oktober 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:01:02 WIB
Disperpusip Kaltim Perpanjang Jam Operasional Perpustakaan hingga Malam Mulai 5 Oktober 2026
Petugas melayani pengunjung di Perpustakaan Disperpusip Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Kalimantan Timur resmi memperpanjang jam operasional layanan perpustakaan hingga pukul 20.00 WITA dan membuka layanan akhir pekan mulai 5 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat yang membutuhkan waktu layanan lebih fleksibel di luar jam kerja. Kepala Disperpusip Kaltim Lisa Hasliana menyebut perpustakaan kini diarahkan menjadi ruang produktif, bukan sekadar tempat membaca.

SAMARINDA — Disperpusip Provinsi Kalimantan Timur menetapkan jadwal baru layanan perpustakaan yang berlaku mulai 5 Oktober 2026. Pada Senin hingga Kamis, jam operasional diperpanjang menjadi pukul 07.30–20.00 WITA. Sementara itu, layanan pada Jumat dan Sabtu beroperasi pukul 08.00–15.00 WITA.

Kebijakan tersebut menjawab keluhan warga yang selama ini kesulitan mengakses perpustakaan karena jam kerja. Kepala Disperpusip Kaltim Lisa Hasliana menyatakan pihaknya ingin memastikan layanan literasi tetap terjangkau bagi pekerja dan pelajar.

Fasilitas Pendukung: Co-Working Space hingga Wi-Fi 100 Mbps

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan sejumlah fasilitas baru. Mulai dari ruang kerja bersama atau co-working space, ruang diskusi, ruang lesehan, hingga akses perpustakaan digital.

Wi-Fi yang tersedia memiliki kecepatan 100 Mbps. Pengunjung juga bisa mengikuti program tur perpustakaan atau library tour yang digelar setiap Jumat dan Sabtu.

338 Eksemplar Buku Baru Ditambahkan Sepanjang 2026

Dari sisi koleksi, Disperpusip Kaltim terus memperbarui pilihan bacaan. Sepanjang 2026, sebanyak 338 eksemplar dan 199 judul buku baru telah ditambahkan ke rak perpustakaan.

Lisa berharap penambahan koleksi ini memperkaya pilihan bacaan masyarakat. Menurut dia, perpustakaan harus terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Perpustakaan Terbuka untuk Komunitas dan Pegiat Literasi

Perpustakaan Kaltim kini membuka ruang bagi komunitas dan pegiat literasi yang ingin menggelar kegiatan produktif. Penggunaan ruangan tidak dikenakan biaya alias gratis.

"Sekarang zamannya perpustakaan bertransformasi menjadi inklusi sosial. Ruangan dapat dimanfaatkan untuk bekerja, diskusi, mengerjakan tugas, dan aktivitas positif lainnya," ujar Lisa Hasliana.

Dengan jadwal baru ini, Disperpusip Kaltim menargetkan kenaikan jumlah kunjungan. Perpustakaan diharapkan tidak lagi hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga rumah untuk berkarya bagi masyarakat.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks