BONTANG — Kota Bontang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2027. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat telah mengucurkan anggaran awal untuk kesiapan penyelenggaraan ajang yang mempertemukan guru dari sepuluh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur itu.
Sekretaris Disdikbud yang juga Ketua PGRI Kota Bontang, Saparudin, mengonfirmasi dana tersebut sudah masuk ke kas organisasi. Meski begitu, nominal pastinya belum diumumkan ke publik.
“Alhamdulillah uangnya kemarin sudah masuk, karena kita jadi tuan rumah untuk tahun depan,” ungkapnya, Selasa (12/5/2026).
Saparudin enggan membeberkan rincian besaran anggaran yang disiapkan. Menurut dia, pembahasan teknis dan pengalokasian dana masih terus berjalan bersama pemerintah daerah.
“Kalau angka jangan disebut dulu karena masih dalam pembahasan. Tapi yang jelas pemerintah kota sudah siap,” tegasnya.
Dukungan dari Pemkot Bontang dinilai menjadi modal penting. Targetnya, Porseni PGRI tingkat provinsi itu tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu mengangkat nama daerah sebagai tuan rumah.
Porseni PGRI merupakan agenda rutin yang mempertemukan para guru dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi dan pengembangan profesi.
Cabang olahraga yang dilombakan meliputi bulu tangkis, voli, dan tenis meja. Sementara cabang seni mencakup solo vokal, tari, dan seni baca Al-Qur’an atau tilawatil Qur’an.
“Porseni itu lombanya ada jenis cabang olahraga, ada cabang seninya yang termasuk seni baca Al-Qur'an,” jelas Saparudin.
Ada pula cabang pembelajaran dan kreativitas guru, yakni best practice pembelajaran mendalam atau deep learning. Kategori ini menjadi ruang bagi guru untuk menunjukkan inovasi dalam dunia pendidikan.
Persiapan sebagai tuan rumah mulai dimatangkan sejak sekarang. Disdikbud Bontang akan terus berkoordinasi dengan PGRI tingkat provinsi untuk memastikan seluruh aspek teknis dan logistik siap tepat waktu.