Pencarian

Kalafest 2026 di Samarinda Catat Pembiayaan Syariah Rp3,29 Miliar untuk 20 UMKM

Senin, 11 Mei 2026 • 15:23:51 WIB
Kalafest 2026 di Samarinda Catat Pembiayaan Syariah Rp3,29 Miliar untuk 20 UMKM
Kalafest 2026 di Samarinda berhasil menyalurkan pembiayaan syariah Rp3,29 miliar untuk 20 UMKM.

SAMARINDA — Perhelatan ekonomi syariah yang berlangsung 8-10 Mei 2026 itu tidak hanya menyediakan lapak dagang, tetapi juga menjembatani pelaku UMKM dengan perbankan. Program bertajuk BIMA ETAM mempertemukan para pengusaha lokal dengan tujuh lembaga keuangan syariah di bawah pengawasan OJK Kaltim-Kaltara.

Transaksi Penjualan Tembus Rp670 Juta

Selain penyaluran pembiayaan, Kalafest 2026 mencatat total nilai penjualan dari puluhan UMKM peserta sebesar Rp670.034.600. Pelaksana harian Kepala Kantor Perwakilan BI Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, menyebut angka itu menunjukkan daya beli masyarakat terhadap produk halal cukup tinggi.

“Festival halal ini menghadirkan berbagai inisiatif strategis untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis nilai Islam,” ujar Bayuadi saat menutup acara di pelataran Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda, Senin (11/5).

Pengunjung Fisik Capai 24.815 Orang

Antusiasme warga terhadap gelaran ini tergolong besar. Secara fisik, lebih dari 24.815 orang mendatangi dua lokasi utama: Islamic Center Samarinda dan Kantor Perwakilan BI Kaltim. Jangkauan audiens melalui platform digital bahkan menembus angka 702.483 orang.

Menurut Bayuadi, Kalafest 2026 merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia. Tidak hanya terpusat di Samarinda, kegiatan juga merambah ke Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Bontang, Berau, hingga Mahakam Ulu melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak.

Tiga Pilar Utama Ekonomi Syariah

Bayuadi menjelaskan bahwa festival tahun ini fokus pada tiga pilar: pembiayaan dan keuangan sosial syariah, halal lifestyle, serta digitalisasi dan literasi ekonomi syariah. Selain akses permodalan, para pelaku UMKM dibekali edukasi pencatatan keuangan digital untuk memperkuat tata kelola bisnis yang lebih profesional.

Optimisme Kaltim sebagai Pusat Ekonomi Syariah

Melalui keberhasilan Kalafest 2026, Kalimantan Timur optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah di wilayah Timur Indonesia. Ke depan, Bank Indonesia Kaltim berencana memperluas skema business matching ke lebih banyak sektor usaha halal di daerah.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks