Program Makan Bergizi Gratis Masuk Lapas Samarinda, Warga Binaan Dilatih Kelola Dapur Produktif

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:01:29 WIB
Warga binaan Lapas Narkotika Samarinda dilatih mengelola dapur produktif dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda saat ini tengah membangun Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di area kompleks pemasyarakatan. Bangunan fisik dan sistem manajemen operasional dapur masih dalam tahap pematangan.

“Kami ingin mendukung Asta Cita Presiden sekaligus menjalankan arahan kementerian terkait ketahanan pangan,” kata Puang Dirham, Rabu (19/2/2025). Menurutnya, program ini menjadi bagian dari pembinaan yang terintegrasi dengan pelayanan publik.

Stigma Negatif Warga Binaan Hendak Diubah Lewat Mbok Rondo

Selama ini warga binaan kerap dipandang sebelah mata. Lewat program MBG, mereka justru didorong menjadi penyedia makanan bergizi untuk masyarakat luas. Puang Dirham menegaskan keterlibatan ini diharapkan membangkitkan kembali rasa percaya diri narapidana.

“Nanti masyarakat dan warga binaan akan dilibatkan bersama. Kami ingin membangkitkan rasa bahwa mereka tetap bagian dari masyarakat dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi negara,” ujarnya.

Pengelolaan Diharapkan Berjalan Setelah Infrastruktur Rampung

Saat ini pengelolaan dapur harian di lapas masih dilakukan secara mandiri oleh petugas. Namun setelah SPPG selesai dibangun, warga binaan akan dilatih mengoperasikan dapur MBG sesuai petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Setelah bangunan dan seluruh fasilitas pendukung siap, program akan segera direalisasikan,” tambah Puang Dirham.

Kolaborasi Nasional, Dampak Lokal di Samarinda

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan prioritas pemerintah pusat yang kini mulai menyasar lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan Ditjen Pemasyarakatan menjadi payung hukum pelaksanaannya.

Di Samarinda, Lapas Narkotika Kelas IIA menjadi salah satu pionir yang membangun SPPG. Puang Dirham menekankan esensi pembinaan adalah memberi kepercayaan dan kesempatan kedua.

“Esensi pembinaan adalah memberikan kepercayaan dan kesempatan agar mereka mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta ikut berkontribusi dalam pembangunan negara,” pungkasnya.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kaltimnow.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top