Pencarian

Anggota TNI Gugur Kena Rekoset Saat Bantu Polisi Bongkar Narkoba, Propam Periksa Bripka R

Minggu, 26 Juli 2026 • 00:10:31 WIB
Anggota TNI Gugur Kena Rekoset Saat Bantu Polisi Bongkar Narkoba, Propam Periksa Bripka R
Seorang anggota TNI gugur terkena tembakan yang diduga memantul saat membantu pengungkapan kasus narkoba di Aceh.

KALIMANTAN TIMUR — Peristiwa tragis itu bermula ketika tim Ditresnarkoba Polda Aceh mendapat informasi masyarakat tentang pengangkutan narkotika. Sekitar pukul 18.10 WIB, petugas mendapati sebuah Mitsubishi Triton Double Cabin hitam berisi empat pria mencurigakan di depan SPBU Kecamatan Juli. Sopir mobil itu justru tancap gas dan melarikan diri secara ugal-ugalan, bahkan sempat menabrak sepeda motor warga.

Tiga Tembakan Peringatan dan Aksi Spontan Pratu Galuh

Bripka R langsung mengejar dan melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara. Di saat bersamaan, Pratu Galuh Nugraha yang kebetulan berada di lokasi bergegas memindahkan palang besi dari area SPBU untuk menghadang laju kendaraan pelaku. Peluru yang ditembakkan Bripka R diduga memantul (rekoset) dan mengenai anggota TNI yang berdinas di Polisi Militer Kodam Iskandar Muda itu. Korban meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

Penyelidikan Propam: Balistik, Arah Tembak, dan Prosedur

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto dalam konferensi pers, Minggu (26/7/2026), menjelaskan bahwa Propam Polda Aceh telah mengamankan Bripka R dan senjata api yang digunakan. “Penyidik bersama Propam mendalami seluruh aspek kejadian, mulai dari jumlah tembakan, arah tembakan, uji balistik, hingga kesesuaian prosedur penggunaan senjata api,” ujarnya. Saat ini Bripka R menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi juga mengamankan barang bukti kendaraan pelaku dan senjata api milik personel yang bersangkutan. Tim penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi di lapangan dan hasil laboratorium forensik untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

Polda Aceh Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Kombes Pol Joko menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Pratu Galuh. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Serahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang,” tegasnya. Polda Aceh berjanji akan mengusut tuntas insiden ini secara transparan dan profesional.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko operasi narkoba yang melibatkan aparat gabungan. Sebelumnya, di Katingan Kalimantan Tengah, tiga polisi gugur saat menggerebek narkoba, dan di Yahukimo Papua seorang polisi tewas diserang orang tak dikenal. Proses hukum terhadap Bripka R akan menjadi ujian bagi mekanisme pengawasan internal Polri, terutama dalam penggunaan senjata api di lapangan.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks