Pencarian

BYD M9 vs Denza D9 di Indonesia: Beda Jauh di Mesin, Dimensi, dan Harga

Rabu, 09 September 2026 • 12:02:01 WIB
BYD M9 vs Denza D9 di Indonesia: Beda Jauh di Mesin, Dimensi, dan Harga
Mobil listrik Denza D9 tampak terparkir di area pameran kendaraan di Jakarta.

KALIMANTAN TIMURPT BYD Indonesia belum mengumumkan kehadiran M9 di pasar lokal. Hingga September 2026, model ini masih dalam tahap persiapan peluncuran, dengan versi setir kanan dijadwalkan debut di Australia pada kuartal IV 2026.

KabarOto.com mencatat, M9 yang dikenal dengan nama BYD Xia di Tiongkok ini diposisikan di bawah Denza D9. Di pasar asalnya, banderolnya berada di rentang Rp485 juta hingga Rp706 jutaan—jauh di bawah D9 yang ditawarkan Rp950 juta (OTR Jakarta).

Bukan Sekadar Beda Nama, Ini Perbedaan Teknis Utama

Perbedaan paling mendasar terletak pada jantung pacu. BYD M9 menggunakan teknologi DM-i plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan 115 kW (154 dk) dan torsi 225 Nm, sementara motor listriknya lebih bertenaga: 200 kW (268 dk) dengan torsi 315 Nm.

Denza D9 yang sudah meluncur di Indonesia justru mengambil jalur berbeda—mobil listrik murni. MPV ini mengandalkan motor listrik depan berdaya 230 kW (310 dk) dengan torsi 360 Nm, disokong baterai Blade berkapasitas 103 kWh.

Soal Jarak Tempuh, D9 Jauh Lebih Unggul

Konsekuensi dari perbedaan sistem penggerak terlihat jelas pada kemampuan jelajah. Denza D9 diklaim mampu menempuh hingga 600 km berdasarkan standar NEDC. Data produk untuk Indonesia menyebut angka sekitar 580 km.

BYD M9 tidak bisa sejauh itu jika hanya mengandalkan listrik. Tergantung varian baterai—20,4 kWh atau 36,6 kWh—jarak tempuh listriknya berkisar hingga 180 km berdasarkan standar CLTC. Namun sebagai PHEV, M9 punya keunggulan: ketika baterai habis, mesin bensin siap mengambil alih untuk perjalanan jarak jauh tanpa perlu khawatir mencari charging station.

Dimensi Berbeda Tipis, D9 Lebih Tinggi dan Panjang

Secara fisik, Denza D9 masih lebih besar di beberapa sektor. D9 memiliki panjang 5.250 mm, tinggi 1.920 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm. Sementara M9 sedikit lebih pendek dengan panjang 5.145 mm, tinggi 1.805 mm, dan wheelbase 3.045 mm.

Yang menarik, M9 justru lebih lebar: 1.970 mm berbanding 1.960 mm pada D9. Perbedaan ini mungkin tidak terasa signifikan di atas kertas, tetapi bisa memengaruhi ruang bahu penumpang di dalam kabin.

Fitur Kabin: D9 Andalkan Kemewahan, M9 Andalkan Fleksibilitas

Denza D9 mengedepankan kenyamanan kelas atas dengan kursi baris kedua berpengaturan elektrik dan fungsi pijat, sistem audio 14-speaker Dynaudio, serta suspensi adaptif DiSus-C. Ini jelas menyasar konsumen yang menginginkan pengalaman naik mobil mewah.

BYD M9, dengan karakter PHEV-nya, lebih cocok untuk mereka yang menginginkan MPV elektrifikasi tanpa rasa cemas akan infrastruktur pengisian daya. Mobil ini menjawab kebutuhan fleksibilitas—listrik untuk keseharian di perkotaan, bensin untuk perjalanan antar kota.

Dengan posisi harga yang lebih rendah dan teknologi hybrid yang praktis, M9 berpotensi menarik segmen konsumen yang selama ini melihat D9 sebagai MPV listrik premium yang mahal. Namun sampai peluncuran resminya di Indonesia, semua masih sekadar prediksi.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabaroto.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks