Pencarian

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Jumat 11 September 2026, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Diguyur

Jumat, 11 September 2026 • 07:16:31 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Jumat 11 September 2026, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Diguyur
BMKG memprakirakan hujan lokal dan angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur pada 11 September 2026.

BALIKPAPAN — Cuaca di Kalimantan Timur pada Jumat, 11 September 2026 diprakirakan tidak seragam. Sebagian daerah akan cerah berawan, sebagian lain berpeluang diguyur hujan. BMKG menilai pembentukan awan hujan di wilayah ini bersifat lokal sehingga kondisi bisa berubah cepat.

Dalam prakiraan periode 11–14 September 2026, BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cerah berawan hingga hujan sedang. Meski begitu, hujan dengan intensitas lebih tinggi tetap mungkin muncul secara setempat.

Daftar Kabupaten/Kota yang Perlu Waspada Hujan Lokal

Sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim masuk gambaran prakiraan BMKG dengan peluang hujan lokal. Berikut rinciannya:

  • Balikpapan: cerah berawan hingga berawan, peluang hujan lokal.
  • Samarinda: cerah berawan hingga berawan, berpotensi hujan lokal.
  • Kutai Kartanegara: cerah berawan hingga berawan, peluang hujan.
  • Kutai Timur: cerah berawan hingga berawan, berpotensi hujan lokal.
  • Kutai Barat: cerah berawan hingga berawan, peluang hujan.
  • Berau: cerah berawan hingga berawan, berpotensi hujan.
  • Paser: cerah berawan hingga berawan, peluang hujan lokal.
  • Penajam Paser Utara: cerah berawan hingga berawan, berpotensi hujan.
  • Mahakam Ulu: berawan dengan peluang hujan lokal.
  • Bontang: cerah berawan hingga berawan, peluang hujan.

Awan Cumulonimbus dan Angin Kencang Jadi Perhatian

BMKG memprakirakan awan cumulonimbus muncul secara occasional di wilayah udara Kalimantan Timur pada 11–17 September 2026. Awan jenis ini kerap dikaitkan dengan hujan lebat, petir, dan angin kencang.

Karena itu, warga diminta tidak menganggap enteng perubahan cuaca mendadak. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi langit setempat.

Kemarau Masih Berlangsung, Risiko Karhutla Meningkat

Di sisi lain, musim kemarau belum berakhir. BMKG menyatakan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan pada September diprakirakan relatif rendah. Pengaruh El Niño masih mendukung kondisi atmosfer yang lebih kering.

Kondisi tersebut menaikkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.

BMKG juga meminta warga memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, terutama sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inibalikpapan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks