JAKARTA — Pegawai negeri sipil di lingkungan Kemendiktisaintek, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa mengajukan diri mengikuti program Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) 2026. Pendaftaran dibuka secara online melalui laman resmi selama lebih dari dua bulan ke depan.
Program ini menyasar dua jenjang pendidikan. Untuk program magister (S2), peserta berasal dari tenaga kependidikan PNS di unit utama Kemendiktisaintek, LLDIKTI, dan PTN. Sementara program doktor (S3) dibuka bagi pegawai PNS di unit utama Kemendiktisaintek dan LLDIKTI.
Setidaknya ada tiga syarat pokok yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa. Pertama, status PNS aktif dengan nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal "Baik". Kedua, tidak sedang menjalani sanksi hukum atau pelanggaran disiplin. Ketiga, memiliki surat izin atau tugas belajar dari instansi tempat bekerja.
Batas usia juga menjadi perhatian. Pendaftar program S2 maksimal berusia 47 tahun, sedangkan untuk S3 maksimal 50 tahun pada saat mendaftar. Calon peserta juga wajib sudah menyelesaikan pendidikan sebelumnya sesuai jenjang yang dilamar.
Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id. Calon peserta perlu membuat akun terlebih dahulu, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, lalu mengikuti tahapan seleksi sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan panitia.
Informasi dari laman resmi pendaftaran menyebutkan bahwa program ini merupakan bantuan pendidikan dari Kemendiktisaintek yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi nasional. Fokus utamanya adalah mendukung peningkatan kualifikasi tenaga kependidikan dan PNS agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi pegawai yang memenuhi syarat, periode pendaftaran yang berlangsung hingga akhir Juni 2026 memberi waktu cukup untuk menyiapkan dokumen administrasi dan mengurus izin tugas belajar dari atasan langsung.