Nostalgia BlackBerry Hidup Kembali di 2026: Dari Clicks Accessories hingga Unihertz Titan 2, Pilihan Ponsel Keyboard QWERTY untuk yang Rindu Ketikan Fisik

Penulis: Hendra Setiawan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 21:51:01 WIB
Unik Hertz Titan 2 Elite diperkenalkan di MWC 2026 dengan keyboard QWERTY fisik dan dukungan 5G.

KALIMANTAN TIMUR — Era ponsel dengan papan tik fisik belum mati. Di tahun 2026, pengguna yang merindukan sensasi mengetik ala BlackBerry memiliki lebih banyak opsi ketimbang lima tahun lalu. Bedanya, kali ini bukan BlackBerry yang memproduksi, melainkan produsen aksesori dan pabrikan China yang menghadirkan perangkat Android dengan keyboard QWERTY bawaan.

Dua Jalur Mendapatkan Keyboard Fisik di 2026

Bagi yang belum siap mengganti ponsel utama, Clicks menawarkan aksesori keyboard yang bisa dipasang ke iPhone dan beberapa perangkat Android. Opsi ini memungkinkan pengguna tetap memakai ponsel flagship terbaru seperti iPhone 17 atau Galaxy S26, namun tetap bisa mengetik dengan tombol fisik.

Alternatif kedua adalah membeli ponsel dengan keyboard built-in. Beberapa model tersedia: Minimal Phone seharga USD 449,99 (sekitar Rp 7,4 juta) dengan layar e-paper hitam-putih dan Android 14, serta Zinwa Q25 buatan Zinwa Technologies yang mengonversi bodi BlackBerry Classic ke Android 13 seharga sekitar USD 400 (sekitar Rp 6,6 juta).

Unihertz Titan 2 Series: Penerus Paling Populer

Produsen China Unihertz menjadi pemain paling aktif di segmen ini. Setelah sukses dengan kampanye Kickstarter Titan 2 pada musim panas 2025—mengumpulkan lebih dari USD 2 juta dari 7.000 pendukung—mereka meluncurkan dua penerus di MWC 2026: Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro.

Kedua model ini menggunakan layar OLED 4,03 inci dengan refresh rate 120 Hz, mendukung 5G, eSIM, dan microSD. Perbedaan utamanya ada di prosesor dan penyimpanan: varian Pro dibekali chipset lebih tinggi dan storage 512 GB (dibanding 256 GB di versi standar). Harga pre-order langsung dari Unihertz adalah USD 490 (sekitar Rp 8,1 juta) untuk Elite dan USD 580 (sekitar Rp 9,6 juta) untuk Elite Pro.

Clicks Communicator: Ponsel Keyboard dengan Android 16

Pesaing langsung Titan 2 Elite Pro hadir dari Clicks, yang sebelumnya dikenal lewat aksesori keyboard. Di CES 2026, mereka memperkenalkan Clicks Communicator seharga USD 499 (sekitar Rp 8,2 juta). Ponsel ini membawa layar OLED 4,03 inci, prosesor MediaTek Dimensity 8300, dan keyboard QWERTY yang juga mendukung input sentuh.

Menariknya, Clicks Communicator menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat pembaruan software selama lima tahun. Fitur lain yang jarang ditemui di ponsel modern: pengisian daya nirkabel Qi2, jack audio 3,5 mm, dan lampu LED yang bisa dikustomisasi di tombol Prompt Key.

Kenapa Keyboard Fisik Kembali Dilirik?

Alasan di balik tren ini bukan sekadar nostalgia. Pengguna yang banyak mengetik—seperti jurnalis, pebisnis, atau customer service—sering mengeluhkan bug keyboard virtual, misalnya masalah keyboard di iPhone yang muncul beberapa waktu terakhir. Tombol fisik dianggap lebih andal dan memberikan kepastian saat mengetik.

Selain itu, ponsel keyboard fisik menawarkan diferensiasi di pasar yang homogen. Di saat iPhone 17 dan Galaxy S26 tampil seragam dengan layar penuh, perangkat seperti Titan 2 Elite atau Clicks Communicator langsung mencuri perhatian. Beberapa pengguna juga memanfaatkannya sebagai ponsel sekunder khusus untuk komunikasi—email, SMS, dan produktivitas—yang secara tidak langsung mengurangi waktu layar karena konsumsi konten di layar kecil tidak senyaman di ponsel utama.

Harga & Ketersediaan di Indonesia

Hingga artikel ini ditulis, belum ada distributor resmi yang membawa Titan 2 Elite series, Clicks Communicator, Minimal Phone, atau Zinwa Q25 ke Indonesia. Pembelian umumnya dilakukan melalui Kickstarter atau situs resmi masing-masing merek, dengan konsekuensi ongkos kirim dan bea masuk tambahan.

Bagi pengguna Indonesia yang tertarik, opsi paling terjangkau saat ini adalah Unihertz Titan 2 yang sempat dijual di Kickstarter seharga USD 229 (sekitar Rp 3,8 juta). Namun, model tersebut sudah tidak diproduksi dan hanya tersedia di pasar barang bekas.

Kesimpulan: Siapa yang Cocok?

Tren ponsel keyboard fisik di 2026 bukan untuk semua orang. Ponsel-ponsel ini punya layar kecil yang kurang ideal untuk streaming video atau bermain game berat. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas mengetik, ingin tampil beda, atau butuh ponsel sekunder untuk komunikasi, opsi dari Unihertz dan Clicks layak dipertimbangkan. Harganya yang berkisar Rp 7–10 juta juga kompetitif jika dibandingkan dengan ponsel flagship masa kini.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top