SAMARINDA — Anderiy Syachrum resmi mengembalikan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2025-2030. Langkah itu diambil setelah ia mengantongi dukungan dari 55 pengurus cabang olahraga (pengcab) di provinsi setempat.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim itu menyerahkan berkas ke Sekretariat KONI Kaltim pada Senin (17/3). Jumlah dukungan yang diraihnya melampaui syarat minimal pencalonan yang ditetapkan panitia.
Anderiy mengklaim dukungan yang diterimanya berasal dari berbagai cabang olahraga, mulai dari yang populer hingga cabang olahraga prestasi. Ia menyebut dukungan itu sebagai bentuk kepercayaan pengcab terhadap visinya memajukan olahraga di Kaltim.
“Kami mengembalikan formulir pendaftaran dengan dukungan 55 pengcab. Ini adalah amanah yang harus kami jaga dan wujudkan bersama,” ujar Anderiy di Samarinda, Senin.
Dalam dokumen visi misi yang diserahkan, Anderiy menekankan program pembinaan atlet berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan pelatih dan pengurus cabang olahraga sebagai fondasi prestasi.
Menurutnya, KONI Kaltim ke depan harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pengcab. Bukan sekadar lembaga administratif yang mengurus anggaran dan event.
Proses pemilihan ketua KONI Kaltim akan berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dijadwalkan beberapa waktu ke depan. Anderiy dipastikan akan bersaing dengan calon lain yang juga telah mendaftar.
Panitia pemilihan masih membuka masa pendaftaran dan verifikasi berkas. Keputusan final mengenai calon yang memenuhi syarat akan diumumkan setelah proses verifikasi selesai.
Dukungan dari 55 pengcab menempatkan Anderiy pada posisi tawar yang kuat dalam kontestasi ini. Jumlah itu menunjukkan basis politik olahraga yang solid di tingkat cabang, yang kerap menjadi penentu dalam pemilihan ketua KONI.
Di Kaltim, suara pengcab menjadi faktor dominan dalam Musprov. Semakin banyak pengcab yang mendukung, semakin besar peluang seorang calon melenggang ke kursi ketua.