SAMARINDA — TPP KONI Kaltim memastikan seluruh tahapan penjaringan bakal calon ketua umum telah selesai. Langkah verifikasi yang mencakup pemeriksaan dokumen hingga faktual di lapangan menjadi prasyarat sebelum nama-nama calon resmi ditetapkan.
TPP bekerja berdasarkan aturan organisasi yang berlaku. Proses ini meliputi pengecekan kelengkapan administrasi serta verifikasi faktual untuk memastikan setiap bakal calon memenuhi syarat. “Kami sudah menyelesaikan semua tahapan sesuai prosedur,” ujar salah satu anggota TPP KONI Kaltim.
Musorprov merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di lingkungan KONI Kaltim. Dalam forum ini, seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara akan menentukan siapa yang layak memimpin organisasi induk olahraga di Benua Etam. Keputusan TPP menjadi salah satu bahan pertimbangan utama sebelum pemungutan suara dilakukan.
Pemilihan ketua umum KONI Kaltim periode mendatang dinilai krusial. Pasalnya, kepemimpinan baru akan menentukan arah pembinaan atlet, pengelolaan anggaran, serta hubungan dengan pemerintah provinsi dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Kalimantan Timur sendiri tengah gencar mempersiapkan atlet-atlet unggulan untuk berbagai event nasional dan internasional.
TPP memiliki kewenangan untuk menggugurkan bakal calon yang tidak memenuhi persyaratan. Namun, mekanisme banding atau klarifikasi biasanya disediakan sebelum hasil akhir diumumkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait jumlah bakal calon yang dinyatakan lolos atau gugur.
Keputusan final akan diumumkan setelah Musorprov digelar. Publik, khususnya pegiat olahraga di Kaltim, menantikan siapa yang akan memimpin KONI ke depan.