KALIMANTAN TIMUR — Manajemen Serdadu Tridatu bergerak cepat melakukan pembenahan. Total enam nama dipastikan tidak lagi berseragam Bali United untuk musim depan, termasuk penyerang asing Diego Campos yang menjadi kejutan terbesar.
Nama Diego Campos sempat masuk dalam rencana jangka pendek klub. Namun cedera lutut yang dialaminya saat menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-30 Super League 2025/2026 mengubah segalanya.
CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengonfirmasi kesepakatan pengakhiran kerja sama telah dibicarakan bersama kedua pihak. "Kami berharap Diego sukses untuk perjalanan karier berikutnya," ujarnya.
Meski berpisah, Bali United tetap membantu proses pemulihan cedera Campos. Pemain berusia 30 tahun itu mencatatkan 12 penampilan dengan empat gol dan tiga assist musim lalu.
Selain Campos, tiga pemain lokal dipastikan hengkang: Yabes Roni Malaifani, M. Rahmat, dan Yusuf Meilana. Yabes Roni sebelumnya menjalani masa peminjaman di Persis Solo, sementara Rahmat dan Yusuf minim menit bermain reguler.
Dari sektor pemain asing, Bali United juga mengakhiri kerja sama dengan Mirza Mustafic dan Boris Kopitovic. Keputusan ini menjadi sinyal bahwa klub ingin membangun ulang kekuatan tim dari fondasi.
Pelatih asal Belanda, Johnny Jansen, tetap dipercaya memimpin proyek musim depan. Mantan arsitek PEC Zwolle itu kini aktif terlibat dalam proses pembentukan tim.
Jansen menilai fondasi skuad sebenarnya sudah cukup baik. Namun ia merasa beberapa posisi masih membutuhkan peningkatan kualitas agar mampu kembali bersaing di jalur juara.
"Saya berharap bisa mendatangkan pemain yang lebih berkualitas karena itu hal yang penting," kata Jansen. Pelatih berusia 50 tahun itu mengaku telah berdiskusi dengan manajemen soal evaluasi dan kebutuhan tim.
"Skuad yang ada sebenarnya sudah bagus. Hanya perlu menambah beberapa pemain berkualitas lainnya untuk tim ini," lanjutnya.
Perombakan ini menjadi langkah awal Bali United setelah musim yang naik turun. Dengan mempertahankan Jansen dan melepas pemain yang kurang berkontribusi, manajemen berharap tim bisa tampil lebih kompetitif pada Super League 2026/2027.
Proses seleksi pemain anyar pun sudah dimulai. Jansen dan tim pelatih tengah menyusun daftar target untuk mengisi pos-pos yang dinilai masih lemah.