KALIMANTAN TIMUR — Mitsubishi Pajero Mini generasi kedua yang diproduksi tahun 1998 hingga 2012 menyimpan satu varian paling unik: Snoopy Edition. Bagi penggemar budaya otomotif Jepang, mobil ini adalah contoh sempurna bahwa JDM tidak selalu soal Skyline GT-R yang mahal. Kini, unit tahun 2000 tersebut tersedia di platform lelang Bring a Trailer dan sudah berada di tangan pemilik di Amerika Serikat.
Yang membuat edisi ini spesial adalah perlakuan visual yang menyeluruh. Eksteriornya mengusung kombinasi cat dua warna Soft White dan Silver Metallic, dihiasi gambar Snoopy di berbagai sisi bodi. Bahkan, ada stiker yang menyerupai tanda tangan sang kreator, Charles M. Schulz, serta karpet lumpur berbentuk tapak kaki anjing yang imut.
Detail Snoopy tidak berhenti di luar. Di dalam kabin, karakter ini muncul di sarung jok, panel pintu, dan bahkan di speedometer. Sementara itu, Woodstock setia menemani di area tachometer. Velg 15 inci juga mendapat sentuhan serupa dengan logo Snoopy di bagian center cap-nya, dibalut ban Yokohama Geolandar ukuran 175/80.
Sebagai kei car, Pajero Mini dibekali mesin 659 cc turbocharger 3-silinder segaris. Tenaga yang dihasilkan hanya 51 dk, namun perlu diingat bahwa regulasi kei car Jepang membatasi baik kapasitas maupun output mesin. Mesin kecil ini dikawinkan dengan transmisi otomatis 4-percepatan.
Yang menarik, meski ukurannya mungil, Pajero Mini tetap membawa DNA SUV tangguh. Sistem penggerak 4WD-nya dilengkapi transfer case 2-kecepatan, suspensi depan independen, dan gardu belakang rigid. Ini membuktikan bahwa mobil ini tidak hanya sekadar lucu, tetapi juga mampu diajak melibas medan ringan.
Unit yang dilelang ini menunjukkan usia yang jujur. Odometer mencatat sekitar 35.000 mil, namun ada beberapa tanda pemakaian yang wajar. Stiker Snoopy di kap mesin sudah mulai memudar parah, menjadi bukti perjalanan mobil ini selama lebih dari dua dekade.
Menariknya, generasi kedua Pajero Mini juga sempat dijual dengan nama Nissan Kix, menjadi salah satu bentuk kerja sama awal antara kedua pabrikan sebelum resmi menjalin aliansi. Mobil ini dibeli oleh penjual saat masih berada di Jepang pada tahun 2025 dan telah menjalani perawatan sebelum dikapalkan ke Amerika.
Bagi kolektor di Indonesia, meski regulasi impor mobil bekas cukup ketat, kisah Pajero Mini Snoopy Edition ini tetap menjadi referensi menarik. Bahwa dunia JDM menyimpan banyak kejutan, dan kadang yang paling berharga bukanlah yang paling cepat, melainkan yang paling unik.