KALIMANTAN TIMUR — Engineering and Production Director IAMI Rodko Purba mengungkapkan prinsipal di Jepang sudah memasarkan Isuzu ELF EV secara resmi. Unit baterai listrik itu bahkan sudah diekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.
"EV ini mungkin sudah sering ditanya, ya. Terkait ini kalau lihat laman resmi kami yang di Jepang itu sudah punya, produknya Elf, itu juga sudah diekspor ke Amerika dan Eropa, termasuk di Jepang sendiri sudah dijual," kata Rodko di pabrik Isuzu Karawang, Jawa Barat, Senin (20/7).
Rodko menjelaskan strategi penjualan kendaraan listrik niaga di Jepang tidak hanya menjual unit. Isuzu menawarkan paket lengkap yang mencakup perawatan dan kebutuhan operasional.
"Cuma memang kalau di Jepang itu bukan hanya produknya saja. Dia menjual semacam package sama maintenance untuk kebutuhan segala macam," ujar dia.
Model bisnis semacam itu dinilai penting karena kendaraan komersial memiliki karakter penggunaan yang berbeda dengan mobil penumpang. Intensitas operasional harian truk niaga jauh lebih tinggi sehingga keandalan dan dukungan purna jual menjadi krusial.
Menurut Rodko, infrastruktur pengisian daya menjadi faktor utama yang menghambat kehadiran Elf EV di Indonesia. Truk niaga digunakan untuk aktivitas distribusi dengan jam operasi panjang, sehingga ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang memadai menjadi syarat mutlak.
"Kalau ditanya di Indonesia bisa dijual apa tidak, ya bisa saja. Cuma ekosistemnya belum mendukung," kata dia.
Tanpa infrastruktur yang tersebar merata, risiko operasional kendaraan listrik niaga dinilai masih terlalu tinggi bagi pengusaha logistik dan distribusi.
Rodko menambahkan pengembangan kendaraan niaga rendah emisi Isuzu tidak terbatas pada baterai listrik. Perusahaan tengah mengembangkan teknologi hidrogen sebagai alternatif lain.
"Memang kita sedang mengembangkan, ke depannya begitu ya teman-teman mungkin sudah melihat kita ada hidrogen. Soal waktunya kapan ya kita belum bisa sampaikan, jadi yang di Jepang itu arahnya ke sana dan tidak hanya EV, tetapi ada juga tadi hidrogen," kata Rodko.
Belum ada kepastian kapan Isuzu akan membawa Elf EV atau teknologi hidrogen ke Indonesia. Semua masih bergantung pada kesiapan ekosistem dan regulasi pendukung di dalam negeri.