Pencarian

Gubernur Kaltim Tawarkan Pasokan Listrik 30 MW ke PLN, Target Pemadaman Bergilir Berakhir Desember

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:51:31 WIB
Gubernur Kaltim Tawarkan Pasokan Listrik 30 MW ke PLN, Target Pemadaman Bergilir Berakhir Desember
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud memimpin rapat koordinasi kelistrikan di Balikpapan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menawarkan pasokan listrik 30 Megawatt melalui Perusda PT Ketenagalistrikan Kaltim untuk membantu PLN mengatasi defisit energi di wilayah tersebut. Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyampaikan tawaran itu dalam rapat koordinasi di Balikpapan, dengan target pemadaman bergilir tuntas pada Desember tahun ini. PLN mengakui sistem kelistrikan Kaltim saat ini kekurangan pasokan 80 hingga 100 MW.

BALIKPAPAN — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menawarkan kolaborasi penyediaan listrik melalui Perusda PT Ketenagalistrikan Kalimantan Timur dengan potensi pasokan mencapai 30 MW. Tawaran disampaikan langsung kepada PT PLN (Persero) dalam rapat koordinasi di Balikpapan.

Langkah itu ditempuh agar Kaltim sepenuhnya terbebas dari pemadaman listrik bergilir pada Desember tahun ini. Rudy menyayangkan persoalan kelistrikan masih terjadi di provinsi yang menjadi salah satu penyumbang batu bara terbesar di Indonesia.

"Kami menawarkan kolaborasi untuk membantu penyediaan listrik melalui Perusda PT Ketenagalistrikan Kalimantan Timur dengan potensi pasokan sebesar 30 MW," ujar Rudy Mas'ud saat memimpin rapat koordinasi.

PLN Akui Defisit 80 hingga 100 MW

Berdasarkan data koordinasi, PLN mengakui sistem kelistrikan daerah mengalami kekurangan pasokan sekitar 80 hingga 100 MW. Defisit muncul akibat pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan mesin skala besar yang berlangsung bersamaan di sejumlah pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kaltimra, Muchamad Meiryandi, sebelumnya menegaskan pemadaman bergilir murni disebabkan kendala teknis pembangkit. Ia membantah pemadaman berkaitan dengan krisis pasokan batu bara.

650 Teknisi Dikerahkan, Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Kembali Beroperasi

Untuk mempercepat pemulihan mesin, PLN mengoptimalkan pengerahan hingga 650 personel teknisi yang bekerja 24 jam dalam tiga shift. Unit 2 PLTU Kaltim Teluk dilaporkan telah kembali beroperasi menyalurkan daya ke sistem interkoneksi.

Perbaikan Unit 1 ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026. Sebagai langkah memperkuat sistem jangka panjang, PLN juga menyiapkan tambahan daya 278 MW melalui pembangkit sewa secara bertahap hingga Desember 2026.

Warga Samarinda, Balikpapan, dan Bontang Sempat Protes

Pemadaman yang sempat menyentuh durasi dua hingga lima jam dengan pola berkala memicu keluhan masif dari masyarakat di berbagai daerah, seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Gangguan itu mengganggu aktivitas ekonomi serta rumah tangga.

Warga bahkan sempat menggelar aksi protes dan mendesak adanya transparansi informasi jadwal serta mekanisme kompensasi atas kerusakan alat elektronik. Tuntutan itu muncul karena pemadaman dinilai berlangsung tanpa pemberitahuan memadai.

Pemprov Dorong Daerah Jadi Pemasok Listrik

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menambahkan, pemprov terus mendorong agar pemerintah daerah bisa menjadi bagian dari pemasok listrik. Tujuannya memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat mencapai 100 persen.

Melalui berbagai upaya percepatan dan peningkatan penyediaan kelistrikan yang terus didorong pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait, sistem kelistrikan di Kaltim diharapkan segera pulih secara menyeluruh.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks