BALIKPAPAN — Pemerintah Kelurahan Margasari tidak lagi hanya mengandalkan aparat keamanan dalam menjaga lingkungan. Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (25/5/2026), mereka memutuskan untuk mengaktifkan kembali Poskamling dan kegiatan gotong royong di seluruh RT sebagai garda terdepan keamanan.
Lurah Margasari, Hendra Jaya Prawira, menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada petugas. Menurutnya, partisipasi aktif warga melalui ronda malam menjadi kunci untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Hendra menilai bahwa hubungan antarwarga di perkotaan cenderung renggang. Padahal, rasa saling mengenal dan peduli adalah fondasi utama keamanan lingkungan. “Kalau masyarakat saling mengenal dan peduli dengan lingkungan sekitar, potensi gangguan keamanan bisa lebih cepat diantisipasi,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut menghadirkan narasumber dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan. Forum ini tidak hanya membahas keamanan, tetapi juga menyinggung pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari menciptakan permukiman yang sehat dan kondusif.
Pemerintah kelurahan mendorong seluruh RT untuk mengaktifkan kembali Poskamling. Kegiatan ronda malam dinilai efektif untuk membangun komunikasi yang lebih baik di tingkat lingkungan sekaligus mencegah persoalan sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, Linmas, Poskamling, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” kata Hendra.
Dalam forum yang sama, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait peningkatan kesiapsiagaan lingkungan dan penguatan koordinasi antarwarga. Hendra berharap budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia tetap bertahan di tengah perkembangan perkotaan yang dinamis.
“Kami ingin masyarakat tetap memiliki rasa kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Dengan gotong royong, keamanan dan kenyamanan lingkungan akan lebih mudah terwujud,” tutupnya.