KALIMANTAN TIMUR — Oppo membagi seri terbarunya menjadi Oppo Reno 16 dan Oppo Reno 16 Pro. Keduanya sudah bisa dipesan melalui toko online resmi Oppo China. Untuk pasar global, termasuk Indonesia, Oppo belum mengumumkan jadwal kedatangan resmi.
Varian standar tersedia dalam tiga opsi warna: Galaxy Purple, Heartbeat, dan Moonlight Is Dark. Sementara varian Pro hadir dengan pilihan warna yang sedikit berbeda, meski Oppo belum merinci seluruh variasinya saat peluncuran.
Kedua ponsel ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity. Oppo belum menyebut varian spesifik prosesor yang digunakan, namun lini Dimensity generasi terbaru dikenal menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.
Sensor 200 MP pada Oppo Reno 16 Pro memungkinkan pengambilan gambar dengan detail sangat tinggi. Dalam kondisi cahaya cukup, pengguna bisa memotret lalu memotong bagian tertentu tanpa kehilangan kualitas berarti. Fitur ini berguna bagi penggemar fotografi yang suka mengedit ulang komposisi foto setelahnya.
Baterai 7.000 mAh menjadi nilai jual lain yang sulit ditandingi kompetitor di kelasnya. Dengan kapasitas sebesar itu, ponsel ini bisa bertahan lebih dari sehari untuk pemakaian berat — streaming video, navigasi GPS, atau main game. Oppo juga menyertakan dukungan pengisian cepat, meski detail watt-nya belum diumumkan.
Oppo belum merilis daftar harga resmi untuk kedua model. Sebagai gambaran, seri Reno sebelumnya dibanderol mulai dari 2.699 yuan (sekitar Rp 5,9 juta) untuk varian standar, dan 3.499 yuan (sekitar Rp 7,7 juta) untuk varian Pro. Harga final kemungkinan berbeda tergantung konfigurasi RAM dan storage.
Untuk pasar Indonesia, Oppo biasanya membawa lini Reno beberapa pekan atau bulan setelah peluncuran di China. Belum ada konfirmasi apakah varian Pro dengan baterai 7.000 mAh akan masuk ke Indonesia.
Dengan kamera 200 MP dan baterai besar, Oppo Reno 16 Pro menantang ponsel seperti Xiaomi 14T Pro atau Vivo V40 series yang juga mengandalkan sektor fotografi. Namun, keunggulan daya tahan baterai bisa menjadi pembeda utama — terutama bagi pengguna yang prioritasnya bukan sekadar performa mentah, melainkan ketahanan seharian penuh tanpa perlu mengecas.
Oppo Reno 16 standar, di sisi lain, tetap menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan desain ramping dan fitur kamera cukup baik tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Keputusan Oppo membawa baterai 7.000 mAh ke lini Reno menunjukkan bahwa segmen pengguna yang menginginkan daya tahan ekstra kini semakin diperhatikan. Pertanyaannya, apakah Oppo bisa menjaga ketipisan bodi dan pengalaman pengguna tetap mulus dengan kapasitas sebesar itu? Jawabannya akan terlihat saat perangkat ini mulai diuji coba secara independen.