Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Google Pixel 11 Pro Fold Siap Bertarung di 2026, iPhone Lipat Mengintai dari Belakang

Penulis: Jauhari Lubis  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 17:18:01 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 resmi meluncur di London pada 22 Juli 2026 dengan harga mulai Rp32 juta.

KALIMANTAN TIMUR — Setelah bertahun-tahun didominasi oleh Samsung dan Google, pasar ponsel lipat akan menghadapi guncangan besar. Laporan terbaru dari situs teknologi terkemuka mengonfirmasi jadwal peluncuran Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Google Pixel 11 Pro Fold, lengkap dengan bocoran spesifikasi yang mulai terang benderang. Keduanya datang di saat tekanan harga komponen akibat permintaan chip kecerdasan buatan (AI) tengah melonjak, yang dipastikan berdampak pada banderol yang sudah selangit.

Duel Harga dan Jadwal: Juli Bertemu Agustus

Samsung memilih London sebagai lokasi peluncuran Galaxy Z Fold 8 pada 22 Juli 2026, hanya tiga hari setelah final Piala Dunia FIFA. Keputusan ini mengindikasikan Samsung melewatkan momen olahraga global yang biasa mereka manfaatkan. Di sisi lain, Google diperkirakan akan menggelar acara tahunannya pada Agustus 2026, mempertahankan tradisi peluncuran musim panas.

Soal harga, jangan harap ada keringanan. Samsung diprediksi tetap membanderol Galaxy Z Fold 8 sebesar USD 1.999 (sekitar Rp 32 juta) untuk varian dasar 256GB, sama seperti pendahulunya. Google kemungkinan besar juga tidak akan menurunkan harga Pixel 11 Pro Fold dari USD 1.799 (sekitar Rp 28,8 juta). Kenaikan harga untuk varian memori lebih besar juga sangat mungkin terjadi karena biaya produksi yang terus naik.

Layar dan Desain: Evolusi Tipis, Bukan Revolusi

Baik Samsung maupun Google tetap setia pada format buku. Galaxy Z Fold 8 diperkirakan membawa layar penutup 6,5 inci dan layar internal 8 inci, keduanya OLED dengan refresh rate 120Hz. Google hanya sedikit berbeda dengan layar penutup 6,4 inci, namun masih mempertahankan layar internal 8 inci.

Dari segi desain, bocoran render dari sumber terpercaya OnLeaks menunjukkan Pixel 11 Pro Fold hampir identik dengan model sebelumnya, hanya lebih tipis 0,7 mm saat dilipat. Samsung, kabarnya, tengah menyiapkan varian "Wide" bagi pengguna yang merasa ponsel lipat mereka terlalu ramping, meski varian reguler diprediksi tidak mengalami perubahan dimensi signifikan.

Performa: Snapdragon Unggul Jauh, Tensor Andalkan AI

Jika Anda penggemar game berat atau aplikasi rendering, Samsung jelas menjadi pilihan. Galaxy Z Fold 8 akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, yang dalam pengujian terbaru pada Samsung Galaxy S26 Ultra berhasil mengalahkan iPhone 17 Pro Max dalam tes grafis 3DMark Solar Bay Unlimited. Pilihan RAM mencapai 12GB atau 16GB tergantung kapasitas penyimpanan hingga 1TB.

Google, seperti biasa, tidak akan mengejar kecepatan mentah. Pixel 11 Pro Fold akan mengandalkan chip Tensor G6 buatan sendiri yang difokuskan pada kemampuan komputasi AI dan fotografi komputasional. Meski tidak akan menang dalam benchmark mentah, pengalaman pengguna dalam hal asisten pintar dan pemrosesan foto diperkirakan tetap menjadi keunggulan utama Google.

Ancaman iPhone Lipat: Perlombaan Melawan Waktu

Yang membuat tahun 2026 begitu krusial adalah ancaman nyata dari Apple. iPhone Lipat yang telah lama dirumorkan dijadwalkan meluncur pada September 2026, hanya beberapa bulan setelah kedua ponsel Android ini hadir. Jika Apple berhasil menghadirkan pengalaman lipat yang mulus dengan ekosistemnya, Samsung dan Google harus bekerja keras mempertahankan pangsa pasar yang sudah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Bagi konsumen Indonesia, persaingan ini sejatinya kabar baik: lebih banyak pilihan, inovasi yang lebih cepat, dan tekanan harga dari kompetitor. Namun, dengan harga yang terus merangkak naik, ponsel lipat kelas atas tetap akan menjadi barang mewah yang hanya terjangkau segelintir orang.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top