PDAM Balikpapan Mati Total 3-4 Juni 2026, 12 Kelurahan di 4 Kecamatan Terdampak Gangguan Distribusi

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 16:22:31 WIB
PDAM Balikpapan hentikan distribusi air selama 3-4 Juni 2026 akibat perbaikan pipa transmisi utama.

BALIKPAPAN — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Balikpapan menjadwalkan penghentian distribusi air bersih secara total pada Selasa (3/6) dan Rabu (4/6) 2026. Pemadaman ini mencakup wilayah layanan yang tersebar di Kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Kota.

Keputusan teknis ini diambil setelah PDAM mengidentifikasi kerusakan pada infrastruktur pipa transmisi utama yang membutuhkan perbaikan segera. Pekerjaan dimulai pukul 09.00 WITA pada hari pertama dan ditargetkan rampung dalam 48 jam.

Mengapa Distribusi Air Harus Dihentikan Total?

Pemadaman massal bukan tanpa alasan. PDAM menyebut perbaikan pipa transmisi berdiameter besar tidak bisa dilakukan saat sistem masih bertekanan. Proses pengelasan dan penyambungan segmen pipa baru memerlukan kondisi kering total di titik pekerjaan.

Kepala Bagian Teknik PDAM Balikpapan menyatakan bahwa jika perbaikan dipaksakan tanpa penghentian aliran, risiko kebocoran susulan justru lebih besar. "Kami memilih jadwal dua hari penuh agar pekerjaan tuntas dan tidak ada jadwal susulan dalam waktu dekat," ujarnya dalam keterangan resmi.

12 Kelurahan Terdampak, Mana Saja?

Empat kecamatan yang masuk daftar hitam pemadaman adalah Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, dan Balikpapan Kota. Total 12 kelurahan di wilayah tersebut dipastikan tidak menerima aliran air sama sekali selama 2x24 jam.

PDAM belum merilis daftar rinci nama kelurahan per kecamatan saat pengumuman awal. Namun, pihak perusahaan meminta warga di keempat kecamatan untuk menyiapkan cadangan air bersih mulai Senin malam. Pasalnya, tekanan air akan mulai menurun drastis beberapa jam sebelum pemadaman total dimulai.

Apa yang Harus Dilakukan Warga?

PDAM mengimbau pelanggan yang rumahnya masuk zona terdampak untuk menampung air di bak penampungan, ember, atau jeriken sejak H-1. Pasokan air dipastikan kembali normal bertahap pada Kamis (5/6) pagi, tergantung jarak rumah dari titik distribusi utama.

Untuk wilayah yang tidak masuk daftar pemadaman, PDAM menjamin distribusi berjalan normal. Namun, warga di perbatasan antar-kecamatan tetap diminta waspada terhadap kemungkinan penurunan tekanan air saat pengerjaan berlangsung.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan lokasi terdampak bisa diakses melalui kanal resmi PDAM Balikpapan atau menghubungi call center 24 jam.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kaltim.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top