KALIMANTAN TIMUR — Bola.com, Jakarta - Peta persaingan Piala AFF 2026 mulai terlihat jelas setelah drawing resmi merampungkan pembagian grup. Untuk edisi kali ini, turnamen antarnegara Asia Tenggara itu mengusung nama baru ASEAN Hyundai Cup dan digelar di pertengahan tahun, tepatnya 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Timnas Indonesia yang berada di pot 3 bersama Filipina, harus bersiap menghadapi lima pertandingan di fase grup. Sistem round robin masih digunakan, di mana setiap tim akan menjalani dua laga kandang dan dua laga tandang. Semifinal dan final tetap menggunakan format dua leg.
Laga perdana Indonesia akan berlangsung pada 27 Juli 2026 melawan Kamboja. Pertandingan ini menjadi momentum awal bagi skuad Garuda untuk mengamankan tiga poin sebelum menghadapi lawan-lawan berat lainnya. Setelah itu, Indonesia akan bertandang ke markas pemenang play-off pada 31 Juli 2026.
Pertandingan paling dinantikan jatuh pada 3 Agustus 2026, saat Indonesia menjamu Vietnam di kandang. Vietnam adalah juara bertahan turnamen dan diunggulkan menjadi penguasa Grup A. Laga penutup fase grup akan digelar pada 7 Agustus 2026 melawan Singapura.
Di Grup B, Thailand dan Malaysia diprediksi akan mendominasi. Mereka ditemani Filipina, Myanmar, dan Laos. Persaingan di grup ini diprediksi tidak seketat Grup A, namun tetap menyimpan potensi kejutan.
Keputusan memajukan jadwal Piala AFF 2026 dari November-Desember ke Juli-Agustus menjadi perubahan signifikan. Langkah ini diambil agar tidak bentrok dengan kalender FIFA dan kompetisi klub Eropa yang biasanya padat di akhir tahun. Bagi Timnas Indonesia, jadwal baru ini bisa menjadi keuntungan karena beberapa pemain abroad kemungkinan berada dalam masa persiapan pramusim.
Dengan jadwal yang padat dan persaingan ketat di Grup A, pelatih Timnas Indonesia harus menyusun strategi rotasi pemain sejak awal. Laga melawan Vietnam pada 3 Agustus diprediksi menjadi penentu nasib Garuda di turnamen ini.