PASER — Program Car Free Night (CFN) yang digagas Disporapar Kabupaten Paser tak sekadar menjadi ajang jualan mingguan. Lewat bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), kegiatan ini kini dibarengi dengan pelatihan teknologi bagi para pedagang.
Selama enam bulan terakhir, Disporapar telah membentuk Komunitas Kuliner GOR Sadurengas (KGS) yang beranggotakan pelaku UMKM tanpa tempat berjualan tetap. Namun, jumlah peserta sempat menurun. Salah satu penyebabnya adalah strategi pemasaran yang belum optimal.
Adyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie, mengatakan pihaknya memberikan pelatihan singkat pembuatan poster promosi menggunakan teknologi AI. Langkah ini diambil setelah ia mendapati banyak pedagang yang belum bisa membuat materi promosi secara mandiri.
"Artinya supaya mereka mampu menjual produk-produk mereka, paham membuat poster untuk produk-produk mereka. Nah, selama ini kan yang ada mereka enggak bisa bikin poster. Itu yang saya lihat secara langsung, tanya dan katanya harus ke percetakan dulu," ujar Wahab, Kamis (18/6/2026).
Menurut Wahab, pelatihan ini memberikan manfaat langsung. Selain meningkatkan kemampuan promosi, para pelaku usaha bisa menghemat biaya yang sebelumnya dikeluarkan untuk jasa desain atau percetakan.
"Jadi di sana mereka bahkan bagus-bagus editannya itu. Artinya kan menghemat budget untuk ke percetakan dan lain, tinggal edit. Pakai jasa editing itu kan lumayan berbayar juga. Nah, jadi dengan adanya itu mereka bisa langsung memposting produk mereka," katanya.
Car Free Night Paser tetap digelar setiap Jumat mulai pukul 15.00 hingga 22.00 Wita. Kegiatan ini tak hanya menjadi wadah UMKM, tetapi juga terbuka bagi berbagai komunitas seni dan budaya yang ingin berpartisipasi.
"Komunitas-komunitas seperti tari, komunitas lainnya yang hadir atau seni pertunjukan kah. Nah, yang ada ini kan sekarang live musik dan itu kita tetap jalankan," ujar Wahab.
Meski jumlah peserta sempat berkurang, Disporapar optimistis kegiatan ini terus berkembang. Saat ini, lebih dari 50 UMKM masih aktif berpartisipasi dan memanfaatkan CFN sebagai sarana promosi serta pengembangan usaha di Kabupaten Paser.