KALIMANTAN TIMUR — Fatshark merilis ekspansi DLC ketiga untuk Warhammer 40,000: Darktide pada Selasa (23/6/2026), menghadirkan kelas Skitarii dari faksi Adeptus Mechanicus. Dalam sesi pratinjau eksklusif yang digelar di acara Warhammer Skulls 2026, tim pengembang memberikan akses langsung ke kelas baru ini kepada media, termasuk kode Steam untuk pengujian mandiri.
Skitarii adalah pasukan cyborg milik Adeptus Mechanicus, faksi pemuja teknologi di jagat Warhammer 40,000. Mereka mengandalkan senjata berbasis plasma dan listrik, serta gadget serbaguna untuk membasmi musuh. Di Darktide, pemain berperan sebagai Alpha Skitarii yang bisa bertarung secara solo.
Yang langsung mencolok sejak awal adalah sistem kustomisasi karakter. Pemain bisa mengatur tampilan sibernetik di balik jubah, memilih jenis anggota tubuh robotik, hingga mengatur distorsi dan nada suara modulasi. Dalam sesi pratinjau, salah satu editor bereksperimen meniru suara Soundwave dari Transformers.
Perbedaan utama Skitarii dengan kelas lain ada di pohon keterampilan. Alih-alih jalur linear, skill tree Skitarii berbentuk sphere grid ala Final Fantasy 10. Pemain bisa mengalokasikan poin secara bebas untuk menyesuaikan gaya bertarung tanpa dibatasi pola tertentu.
Ada setidaknya tiga arketipe utama yang bisa dibangun. Pertama, support Skitarii yang mengandalkan Servo-Skull drone untuk mengendalikan kerumunan musuh sambil menghidupkan rekan setim atau mengoperasikan terminal dari jarak jauh. Kedua, sniper jarak jauh yang memanfaatkan kemampuan augmentasi amunisi pada Galvanic Rifle atau Arc Rifle untuk melacak target secara otomatis tanpa perlu membidik. Ketiga, petarung jarak dekat dengan medan gaya anti-tembak yang meledak saat habis, ditambah senjata listrik seperti mace berlistrik, pedang ganda, dan cakar robotik raksasa untuk merobek musuh.
Kombinasi antar-arketipe juga dimungkinkan berkat sistem pohon yang terbuka, sehingga pemain bisa membuat build hybrid yang fleksibel.
Saat diuji dalam pertempuran langsung, Skitarii terasa memuaskan. Dengan build melee yang dilengkapi perisai anti-tembak, pemain bisa berjalan santai ke arah musuh yang panik karena pelurunya tidak mempan, lalu mengakhiri perlawanan dengan cakar raksasa yang merobek kepala lawan.
Fitur Servo-Skull juga terbukti sangat membantu. Alih-alih harus menyelesaikan mini-game pencocokan gambar di terminal secara manual, pemain bisa memerintahkan drone untuk melakukannya. Kemampuan ini juga bisa digunakan untuk menghidupkan rekan setim tanpa harus membuka diri terhadap serangan musuh, meningkatkan peluang bertahan hidup tim saat situasi kacau.
DLC Skitarii untuk Warhammer 40,000: Darktide resmi dirilis pada 23 Juni 2026. Tersedia di Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC melalui Steam. Hingga berita ini ditulis, Fatshark belum mengumumkan harga spesifik untuk pasar Indonesia. Sebagai gambaran, harga DLC sebelumnya di Steam berkisar Rp 150.000–Rp 250.000 tergantung region.
Bagi pemain yang sebelumnya ragu untuk serius mendalami Darktide, kelas Skitarii bisa menjadi alasan kuat untuk kembali dan mencoba konten endgame. Dengan kebebasan meracik build dan gaya bermain yang variatif, kelas ini menjanjikan pengalaman yang segar di tengah dominasi kelas-kelas lama.