Produksi Cabai Rawit Kaltim Tembus 7.235 Ton di 2025, Kutai Kartanegara Jadi Lumbung Utama

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 18:29:03 WIB
Kutai Kartanegara menjadi penyumbang produksi cabai rawit terbesar di Kalimantan Timur dengan capaian 2.425,76 ton pada 2025.

BPS Kaltim mencatat Kabupaten Kutai Kartanegara memproduksi 2.425,76 ton cabai rawit sepanjang 2025. Angka itu setara 33,52 persen dari total produksi provinsi, dengan luas panen mencapai 300,07 hektare.

“Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi penyumbang terbesar dengan produksi mencapai 2.425,76 ton,” ungkap BPS Kaltim dalam publikasi Statistik Tanaman Sayur-Sayuran dan Buah-Buahan Provinsi Kalimantan Timur 2025 yang dirilis 1 Juli 2026.

Penajam Paser Utara Melonjak 82 Persen

Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan lonjakan produksi paling signifikan. Produksi cabai rawit di daerah ini mencapai 1.772,84 ton, naik 82,06 persen atau 799,08 ton dari tahun sebelumnya. Luas panen di PPU tercatat 120,91 hektare.

Sementara itu, Kutai Timur berkontribusi 11,31 persen dengan produksi 818,31 ton dari lahan seluas 151,37 hektare.

Produksi Bawang Merah dan Cabai Besar Juga Menguat

Selain cabai rawit, BPS Kaltim juga mencatat peningkatan produksi bawang merah dan cabai besar. Total produksi bawang merah di Kaltim 2025 sebesar 91,01 ton, dengan puncak panen pada Februari 2025 mencapai 22,46 ton.

Kabupaten Berau menjadi sentra utama bawang merah dengan produksi 50,40 ton atau 55,38 persen dari total provinsi. “Lonjakan produksinya mencapai 95,35 persen atau setara 24,60 ton, terutama disumbang Kecamatan Kelay dan Kecamatan Biatan,” kata BPS Kaltim.

Sementara produksi cabai besar atau teropong mencapai 1.102,62 ton, naik 9,46 persen. Puncak panen terjadi November 2025 dengan hasil 125,05 ton. Kutai Kartanegara kembali mendominasi dengan kontribusi 64,49 persen, terutama dari Kecamatan Muara Badak dan Marang Kayu.

Data Hasil Sinkronisasi dengan Kementan

Data yang dirilis BPS Kaltim merupakan hasil sinkronisasi Angka Tetap (ATAP) Tahun 2025 antara BPS dengan Kementerian Pertanian. Pengumpulan data lapangan dilakukan aparat Dinas Pertanian kabupaten/kota, sedangkan pengolahan data dilakukan BPS kabupaten/kota.

Publikasi tahunan ini mencakup 23 jenis tanaman sayuran semusim, 3 jenis buah semusim, serta 24 jenis buah tahunan dan 3 jenis sayuran tahunan yang dirinci per kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: niaga.asia This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top