Pengurus Pelti Balikpapan Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Lima Program Prioritas Jadi Andalan Bangkitkan Prestasi

Penulis: Hendra Setiawan  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:58:01 WIB
Pengurus Pelti Balikpapan periode 2026-2030 resmi dilantik di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Minggu (2/8/2026).

BALIKPAPAN — Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pengurus baru Pelti Balikpapan untuk membina atlet. Pesan itu ditegaskan Ketua Pengprov Pelti Kalimantan Timur, Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, di sela-sela pelantikan kepengurusan masa bakti 2026-2030 di Hotel Grand Senyiur, Minggu (2/8/2026).

Wahyu menekankan bahwa organisasi olahraga tidak hanya diukur dari raihan prestasi semata. Keberhasilan sebuah kepengurusan dinilai dari kemampuannya menciptakan sistem pembinaan berkelanjutan serta melahirkan atlet-atlet baru.

Lima Program Prioritas Pelti Balikpapan

Di bawah komando Jundi Rahmad Danny, Pelti Balikpapan tidak ingin sekadar menghadirkan gagasan. Lima program prioritas telah disusun untuk memastikan pembinaan berjalan nyata dan terukur.

  • Pembinaan atlet usia dini secara berkesinambungan
  • Peningkatan kompetensi pelatih dan wasit melalui sertifikasi
  • Penguatan tata kelola organisasi yang profesional
  • Penyelenggaraan kompetisi secara rutin
  • Perluasan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan

Jundi menegaskan bahwa Balikpapan memiliki sejarah panjang dalam olahraga tenis. Menurutnya, saat ini adalah momentum untuk membangun kembali kejayaan tersebut melalui kerja nyata dan kolaborasi seluruh pihak.

"Kami memiliki sejarah panjang dalam olahraga tenis. Kini saatnya membangun kembali kejayaan itu melalui kerja nyata, pembinaan yang konsisten, dan kolaborasi seluruh pihak," ujarnya.

Kemitraan Strategis dengan Dunia Usaha

Langkah cepat pengurus baru langsung dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Hotel Grand Senyiur. Kerja sama ini bertujuan mendukung penyediaan fasilitas kegiatan organisasi sekaligus tempat pembinaan atlet.

Wahyu mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia berharap kemitraan serupa terus diperluas agar pembinaan tetap berjalan konsisten meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran.

"Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembinaan. Kepengurusan ini harus menjadi wadah pengabdian yang bekerja secara kolektif demi kemajuan tenis di Kalimantan Timur," tuturnya.

Dukungan Penuh dari Pemkot Balikpapan

Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan komitmennya mendukung pengembangan olahraga tenis. Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Yusri, menilai pelantikan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kota Beriman.

Ia berharap Pelti Balikpapan segera menyusun program kerja yang terukur dan memperbanyak penyelenggaraan kejuaraan. Kolaborasi dengan KONI, sekolah, dan dunia usaha juga perlu diperkuat agar mampu melahirkan atlet yang bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

"Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa tenis Balikpapan semakin maju. Olahraga bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas," ungkap Andi Yusri.

Dengan struktur organisasi yang baru, Pelti Balikpapan kini menghadapi pekerjaan rumah besar: membuktikan bahwa program yang dicanangkan mampu berjalan dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top