KALIMANTAN TIMUR — Laga klasik yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Persib Bandung akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) sore. Persija melaju ke babak empat besar setelah memastikan posisi runner-up Grup B, sementara Persib datang dengan status juara Grup A.
Sejarah panjang persaingan kedua tim dipastikan membuat atmosfer pertandingan berbeda dari laga biasa. Namun, Rio Fahmi menegaskan persiapannya tidak berubah. Ia menilai turnamen pramusim ini hanyalah bagian dari proses membangun tim yang lebih solid.
Bek berusia 24 tahun itu menyebut para pemain saat ini lebih berkonsentrasi pada pemulihan kondisi fisik. Setelah melewati rangkaian pertandingan fase grup yang melelahkan, kebugaran menjadi prioritas utama sebelum menghadapi Persib.
"Sebagai pemain, sekarang fokus kami adalah recovery. Setelah menjalani pertandingan yang sangat melelahkan, kami harus memastikan kondisi tubuh siap untuk menghadapi semifinal nanti," tutur Rio.
Ia menambahkan, tim pelatih juga terus membenahi berbagai aspek permainan. Mulai dari performa individu hingga koordinasi kolektif di lapangan, semuanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Waktu yang tersisa sebelum laga semifinal dimanfaatkan maksimal oleh skuad Macan Kemayoran. Proses pemulihan dan pembenahan taktik berjalan beriringan demi menampilkan performa terbaik melawan Maung Bandung.
"Kami melihat ini sebagai turnamen pramusim. Jadi, sejak awal tujuan kami adalah mempersiapkan tim agar lebih siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya (Super League 2026/2027)," kata Rio.
Meski mengakui laga melawan Persib memiliki gengsi tersendiri, Rio memastikan seluruh pemain tetap menjaga fokus. Sorotan besar terhadap duel ini tidak boleh mengganggu konsentrasi tim dalam menjalankan instruksi pelatih.
Bagi Persija, semifinal Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan penting untuk mengukur perkembangan tim. Pertandingan ini dinilai sebagai ajang yang tepat untuk memperkuat chemistry antarpemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Persija berharap seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi Persib. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Macan Kemayoran bertekad menampilkan permainan yang lebih baik sekaligus membuktikan progres mereka di turnamen pramusim ini.
Duel antara dua rival klasik ini diprediksi berlangsung sengit. Namun bagi Rio dan rekan-rekannya, laga ini lebih dari sekadar rivalitas — ini adalah batu loncatan menuju musim yang sesungguhnya.