KALIMANTAN TIMUR — Setelah premiere di Amerika Serikat, Sick dijadwalkan tampil di Sitges Film Festival untuk debut Eropa. Dua festival bergengsi ini jadi panggung pertama film tersebut sebelum masuk ke pasar distribusi yang lebih luas.
Sick berlatar liburan musim panas di pedesaan Polandia. Dua bersaudara, Maks yang berusia enam belas tahun (diperankan Konrad K?kol) dan kakak perempuannya Emma (Katarzyna ?ubik), dikirim untuk merawat nenek mereka yang sakit.
Terjebak dalam isolasi panas musim panas yang menyesakkan, hubungan keduanya bergeser ke wilayah yang sulit didefinisikan. Ketegangan meningkat, batas mulai kabur, dan kehadiran sang nenek yang rentan berubah menjadi sesuatu yang mengganggu. Liburan yang awalnya idilis menjelma perjalanan menakutkan menuju kedewasaan.
Selain K?kol dan ?ubik, film ini juga dibintangi Katarzyna ?ubik, Monika Niemczyk, Julian ?wie?ewski, dan Eliza Rycembel. Patryk Sielecki dan Adrianna R?dzia dari rumah produksi Lumisenta yang berbasis di Warsawa bertindak sebagai produser utama.
Nama Trzebuchowska dikenal internasional lewat perannya sebagai biarawati muda dalam Ida (2013) garapan Pawe? Pawlikowski, yang memenangkan Oscar untuk Film Berbahasa Asing Terbaik. Ia ditemukan sutradara Ma?gorzata Szumowska saat sedang berada di sebuah kafe, yang kemudian merekomendasikannya ke Pawlikowski.
Sejak itu, Trzebuchowska memilih jalur di luar arus utama Hollywood. Ia menekuni penulisan skenario dan penyutradaraan lewat sejumlah film pendek, termasuk Heat yang tayang di Sundance, serta Vacancy yang berkeliling festival hingga Go Short dan Flickers' Rhode Island International Film Festival.
Ia juga masih aktif berakting. Terbaru, ia muncul dalam Erupcja garapan Pete Ohs bersama Charli XCX, Lena Góra, dan Will Madden.
Produser Lumisenta, Patryk Sielecki, menyambut baik kerja sama dengan Pluto Film. Menurutnya, pihaknya merasa Pluto Film memahami sisi provokatif sekaligus kelembutan yang tersembunyi di balik elemen genre film ini.
"Kami sangat senang Sick menemukan rumahnya di Pluto Film. Dari percakapan pertama, kami merasa mereka memahami sifat provokatif film ini dan kelembutan yang tersembunyi di balik elemen genrenya," ujar Sielecki.
Ia menambahkan, premiere di Fantastic Fest dan Sitges menjadi awal yang menarik untuk membawa film ini ke penonton yang terbuka pada cerita berani dan tidak konvensional. Sielecki menilai Sick berpotensi resonan di luar sirkuit genre karena pada dasarnya bercerita tentang masa remaja, hasrat, dan ketergantungan.
Managing Director Pluto Film, Daniela Cölle, memuji pendekatan Trzebuchowska yang membalik kisah coming-of-age musim panas klasik. Menurutnya, Sick bukan sekadar cerita tumbuh dewasa, melainkan horor dari proses tumbuh itu sendiri.
"Agata Trzebuchowska telah menciptakan film horor yang atmosferik dan mengganggu, yang mengubah ketenangan musim panas yang menekan menjadi lanskap psikologis yang kuat. Alih-alih cerita coming-of-age, Sick adalah horor dari tumbuh dewasa, menjelajahi ketakutan, kebingungan, dan hilangnya kepastian yang menyertai perjalanan menuju kedewasaan," kata Cölle.
Sick akan diputar di sidebar New Wave Fantastic Fest, yang tahun ini berlangsung 17-24 September 2026 di Austin, Texas. Trailer pertama film ini juga sudah dirilis sebagai teaser menjelang premiere.
Bagi pasar film horor global, masuknya Pluto Film sebagai agen penjualan menandakan Sick siap dipasarkan ke distributor berbagai negara setelah debut festival. Kombinasi nama Trzebuchowska, tema coming-of-age yang gelap, dan slot di dua festival genre besar memberi film ini modal kuat untuk menarik perhatian pembeli internasional.