KALIMANTAN TIMUR — Film horor Malaysia-Indonesia berjudul Khadam resmi tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026, menghadirkan Aghniny Haque sebagai Melor, perempuan yang menolak menerima warisan makhluk gaib dari ibunya. Kisahnya berlatar pedalaman Malaysia tahun 1957, dengan Remy Ishak dan Siti Khadijah Halim melengkapi jajaran pemain utama. Klasifikasi Dewasa disematkan untuk film hasil kerja sama rumah produksi kedua negara ini.
Latar cerita dibangun di pedalaman Malaysia pada 1957, sebuah setting yang jarang diangkat film horor komersial. Nuansa pedesaan dan sungai menjadi bagian dari atmosfer ketegangan yang dibangun sepanjang film.
Melor mengayuh sampan menyusuri sungai menuju rumahnya di pedalaman setelah mendapat kabar ibunya, yang dipanggil Nek Mak, berada dalam kondisi sakaratul maut. Setibanya di sana, ia langsung bersiap mengurus segala keperluan agar sang ibu bisa pergi dengan tenang.
Namun Nek Mak menyimpan satu permintaan terakhir. Ia ingin Melor menerima warisan makhluk gaib yang selama ini ia pegang. Melor menolak permintaan itu, dan Nek Mak pun meninggal dunia.
Penolakan tersebut membawa konsekuensi. Melor bersama dua anaknya, Puteh dan Hitam, mulai diteror makhluk berwujud Nek Mak. Teror itu memuncak ketika Puteh dirasuki makhluk gaib tersebut hingga nyaris celaka.
Merasa tersudutkan, Melor akhirnya bersedia menjadi tuan bagi makhluk gaib itu. Situasi berangsur membaik setelah ia mengambil alih pegangan tersebut.
Manis, adik Melor, tiba dari Bandar beberapa hari setelah ibunya dimakamkan. Ia memperingatkan Melor agar tidak melanjutkan ritual gaib peninggalan ibu mereka. Peringatan itu datang terlambat, sebab Melor sudah menerima khadam tersebut dan merasa hidupnya jauh lebih mudah, terutama saat suaminya, Awang, pulang ke rumah.
Awang digambarkan tetap seperti sebelumnya: kasar, egois, dan membuat Melor merasa tidak aman. Di titik inilah khadam berperan membantu Melor menghadapi sikap buruk suaminya.
Semakin lama Melor memegang khadam itu, semakin ia lambat menyadari harga yang harus dibayar atas tindakan musyrik yang ia jalani. Konflik batin ini menjadi inti dari ketegangan film.
Khadam disutradarai Shamyl Othman dengan skenario tulisan Fariza Azlina Isahak. Shamyl sebelumnya dikenal lewat Kau vs Aku 2 (2024) dan Hikayat Batu Belah Batu Bertangkup (2025).
Selain Aghniny Haque, Remy Ishak, dan Siti Khadijah Halim, film ini juga dibintangi Zarra Zhaff sebagai Puteh serta Karl El sebagai Hitam. Produksinya melibatkan sejumlah rumah produksi Malaysia dan Indonesia, termasuk Redfilms dan Komet Productions, Sil-Metropole Organisation, Magma Entertainment, Applause Entertainment, Visual Media Studio, Golden Screen Cinemas, dan Primeworks Studios.
Khadam mendapat klasifikasi penonton Dewasa dan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026. Kolaborasi lintas negara seperti ini memperlihatkan pasar film horor Asia Tenggara yang makin cair, dengan aktor dan tim kreatif berpindah proyek antarnegara.