BERAU — Inter Milan menyambangi Feyenoord dengan beban berat di pundak. Klub asal Italia itu baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan dan kini tertahan di posisi 20 klasemen Liga Champions. Kemenangan di Belanda menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Feyenoord datang dengan modal berbeda. Pemuncak klasemen Eredivisie itu berambisi mencuri poin di hadapan pendukung sendiri. Laga dijadwalkan kick-off pukul 04.00 WITA, Rabu (4/11/2026).
Cristian Chivu diprediksi menurunkan formasi tiga bek dengan Bisseck, Akanji, dan Augusto mengisi sektor pertahanan. Josep Martinez tetap dipercaya berdiri di bawah mistar gawang.
Di lini tengah, nama Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, dan Dimarco disiapkan sebagai penyuplai bola. Duet Thuram dan Esposito menjadi ujung tombak yang diharapkan membongkar pertahanan tuan rumah.
Kubu tuan rumah tidak tinggal diam. Feyenoord menyiapkan Hadj Moussa, Ferri, dan Valente sebagai trisula di lini depan. Trio itu bakal ditopang Zechiel, Vanhoutte, dan Targhalline di sektor tengah.
Barisan belakang Feyenoord diisi Read, Watanabe, Marmol, dan Lopez. Kiper Ernst mendapat tugas mengawal gawang dari tekanan Nerazzurri.
Feyenoord: Ernst; Read, Watanabe, Marmol, Lopez; Zechiel, Vanhoutte, Targhalline; Hadj Moussa, Ferri, Valente.
Inter Milan: Josep Martinez; Bisseck, Akanji, Augusto; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Esposito.
Posisi 20 klasemen membuat Inter Milan wajib memetik angka penuh di De Kuip. Tiga poin dari Feyenoord akan mendongkrak peringkat Nerazzurri sekaligus membuka jalan ke fase gugur.
Bagi Feyenoord, laga ini menjadi kesempatan membuktikan kualitas di level Eropa. Kemenangan atas raksasa Italia bakal mengangkat posisi mereka di klasemen sekaligus menambah kepercayaan diri di kompetisi domestik.