Pencarian

Hyundai Neira Siap Produksi Lokal, TKDN Dipastikan di Atas 60 Persen

Kamis, 05 November 2026 • 15:02:32 WIB
Hyundai Neira Siap Produksi Lokal, TKDN Dipastikan di Atas 60 Persen
Hyundai Neira dipastikan memiliki TKDN di atas 60 persen menjelang produksi lokal di fasilitas Cikarang, Jawa Barat.

KALIMANTAN TIMUR — Hyundai Neira dipastikan memiliki tingkat komponen dalam negeri di atas 60 persen, memenuhi ambang batas yang akan diberlakukan pemerintah pada 2027. Kepastian ini disampaikan PT Hyundai Motors Indonesia menjelang produksi lokal model tersebut di fasilitas Cikarang, Jawa Barat. Dukungan utama datang dari pabrik baterai Hyundai di Karawang yang sudah beroperasi.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menegaskan komitmennya terhadap aturan TKDN yang berlaku mulai 2027. Chief Operating Officer HMID Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa Hyundai Neira dirancang sejak awal untuk memenuhi ketentuan tersebut melalui rantai pasok lokal yang sudah terbangun.

Fasilitas produksi baterai di Karawang menjadi penopang utama pencapaian TKDN Neira. Seluruh proses perakitan baterai dilakukan langsung di Indonesia, lalu dikirim ke pabrik Hyundai Manufacturing Indonesia di Cikarang untuk tahap perakitan kendaraan.

Pabrik Baterai Karawang Jadi Kunci TKDN Neira

Keberadaan pabrik baterai di Karawang memungkinkan Hyundai mengutilisasi komponen lokal dalam porsi besar. Frans menyebut fasilitas tersebut sudah siap menopang produksi Neira tanpa perlu mendatangkan sel baterai dari luar negeri.

"TKDN Neira itu sudah pasti di atas 60 persen, karena pabrik baterainya sendiri sudah ada di Karawang jadi tinggal utilisasinya saja, kemudian nanti dari pabrik baterai tersebut pasti perakitannya juga ada di pabrik Cikarang. Jadi, sudah pasti 60 persen," kata Frans di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjawab keraguan soal kesiapan industri lokal menghadapi aturan TKDN 2027. Hyundai menjadi salah satu pabrikan yang paling awal mengunci strategi produksi baterai dalam negeri.

Produksi di Cikarang, Pasar Domestik Jadi Prioritas

Hyundai Neira akan dirakit di fasilitas Hyundai Manufacturing Indonesia, Cikarang, Jawa Barat. Produksi lokal ini disebut sebagai wujud penyesuaian kendaraan dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna Indonesia.

Frans menegaskan pihaknya memprioritaskan pemenuhan pasar domestik sebelum mempertimbangkan ekspor. Meski begitu, peluang pengiriman ke luar negeri tetap terbuka pada masa mendatang.

Urutan prioritas itu masuk akal mengingat volume pasar mobil listrik Indonesia masih bertumbuh. Hyundai butuh memastikan kapasitas produksi Cikarang terserap optimal di dalam negeri lebih dulu sebelum menambah beban ekspor.

Dampak ke Harga dan Posisi Hyundai di Pasar EV Lokal

Pemenuhan TKDN di atas 60 persen berimplikasi langsung pada insentif pemerintah untuk kendaraan listrik. Ambang tersebut menjadi syarat bagi pabrikan untuk menikmati potongan PPnBM dan fasilitas fiskal lain yang menekan harga jual.

Bagi konsumen, produksi lokal Neira membuka peluang harga lebih kompetitif dibanding model impor utuh. Rantai pasok baterai dalam negeri juga mengurangi ketergantungan pada kurs dan biaya logistik internasional.

Hyundai sendiri belum mengungkap harga maupun varian Neira untuk pasar Indonesia. Yang jelas, pabrikan asal Korea Selatan itu memposisikan Neira sebagai bagian dari perluasan lini kendaraan listrik lokal, melengkapi model yang sudah dipasarkan sebelumnya.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks