Pencarian

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Pulau Gusung dan Beras Basah, 120 KK Calon Pelanggan, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam pada 2027

Senin, 02 November 2026 • 17:16:01 WIB
Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Pulau Gusung dan Beras Basah, 120 KK Calon Pelanggan, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam pada 2027
Pemkot Bontang dan PLN UP2K Kaltim membahas peta jalan pembangunan PLTS di Pulau Gusung dan Beras Basah.

BONTANG — Rapat koordinasi Pemkot Bontang dan PLN UP2K Kalimantan Timur membahas peta jalan pembangunan, mencakup aspek teknis, perizinan, dan kesiapan lokasi. Sekretaris Kota Bontang Sony Suwito Adicahyono menyatakan pemerintah ingin memastikan warga pesisir dan kepulauan mendapat akses listrik layak.

Lahan 2.167 Meter Persegi di Pulau Gusung Sudah Disiapkan

Pemkot Bontang telah menyiapkan lahan seluas 2.167 meter persegi di Pulau Gusung. Lokasinya berada di kawasan pasang surut dan masih memungkinkan diperluas hingga area perairan.

Kepastian pemanfaatan lahan masih harus ditelusuri. Pemkot meminta inventarisasi dilakukan dengan memastikan adanya persetujuan masyarakat serta tidak menimbulkan persoalan atau gugatan di kemudian hari.

Penggunaan lahan pesisir dan kepulauan tidak dapat disamakan dengan lahan berstatus hak milik. Pemanfaatannya mengacu pada Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Dinas Kelautan Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk status pemanfaatan lahannya, mekanismenya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme hibah," sebut Sony.

11 Titik Koordinat di Pulau Beras Basah Masuk Road Map Kementerian ESDM

Pimpinan PLN UP2K Kalimantan Timur Jaenuri menyampaikan rencana PLTS individual di Pulau Beras Basah telah masuk peta jalan Kementerian ESDM. Sebanyak 11 titik koordinat tercatat dalam perencanaan tersebut.

"Sebanyak 11 titik koordinat di Pulau Beras Basah sudah masuk dalam road map Kementerian ESDM. Karena itu, untuk pergeseran titik perlu ada pembahasan lebih lanjut," jelasnya.

PLN juga memperhitungkan kondisi pasang tertinggi air laut sebelum menentukan konstruksi pembangkit. Langkah itu diperlukan agar fasilitas PLTS menyesuaikan kondisi lingkungan pesisir dan tidak mudah rusak.

"Kami perlu mengetahui batas tertinggi pasang air laut sebagai dasar penyesuaian konstruksi agar fasilitas PLTS aman dan tidak mudah rusak," katanya.

Daya 1.300 Watt per Rumah, Konsep Individual untuk Pulau Bangunan Minim

Untuk setiap rumah, PLN menyiapkan kapasitas daya maksimal 1.300 watt dengan rencana pasokan listrik selama 24 jam. Pemilihan konsep pembangkit disesuaikan dengan jumlah bangunan dan ketersediaan lahan.

Pada pulau dengan jumlah bangunan kurang dari 70 unit dan lahan terbatas, PLTS individual dinilai lebih efektif dibandingkan sistem komunal. Survei lapangan dan studi kelayakan akan dilakukan lebih dulu sebelum pembangunan dimulai, dengan dukungan Pemkot Bontang.

"Survei dan studi kelayakan akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pembangunan dilaksanakan," tambah Jaenuri.

Seluruh tahapan persiapan diharapkan berjalan sesuai rencana. Pembangunan PLTS pada 2027 ditargetkan memperluas akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan secara optimal.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bontangpost.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks