SAMARINDA — Penghentian sementara pasokan listrik berlaku selama empat jam, dari sore hingga malam. Daftar lokasi terdampak dibagi PLN ULP Samarinda Ilir ke dalam dua kelompok kawasan.
Kelompok pertama mencakup sebagian Jalan Poros Sungai Meriam, Jalan Bhayangkara, Mulawarman, Mahakam, Padat Karya, Cendana, Masjid, dan Sukalima.
Kawasan Desa Anggana, Jalan Pembangunan, Desa Sido Mulyo, LanaHarita, Jalan Poros Kutai Lama, Desa Kutai Lama, Jalan Nilam, dan Desa Handil Terusan juga masuk daftar.
Kelompok kedua meliputi kawasan Pertamina Tanah Datar, Perumahan Jokowi Tanah Datar, Jalan Hasanudin Bitek, Jalan Makassar, Jalan Bukit Seribu, dan Perumahan Jokowi Guntung Lai.
Daftar berlanjut ke Jalan Citanduy, Jalan Merapi, BNN Tanah Merah, Jalan Rimbawan Dalam, Perumahan Talangsari, Jalan Mugirejo, Jalan Lubuk Sawah, serta Jalan Damanhuri.
Pemadaman juga menyasar Perumahan Artas, Perumahan Borneo 1, Jalan Damanhuri 2, Perumahan Borneo Muqti 2, Perumahan SKM, Gang Melati, Ruko Alaya, Jalan Hj Dundup, dan kawasan BYD.
PLN menjelaskan pemadaman berkaitan dengan gangguan pada sejumlah pembangkit. Dampaknya merambat ke sebagian wilayah pelayanan Samarinda Ilir.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul. Berbagai sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan sekaligus menekan dampak gangguan.
Warga di 39 titik terdampak sebaiknya menyiapkan penerangan cadangan sebelum pukul 17.00 WITA. Perangkat yang bergantung pada listrik, seperti pompa air dan pengisi daya, perlu diantisipasi sejak sore.
Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kanal layanan PLN setempat. Hingga pengumuman itu beredar, belum ada keterangan resmi soal kemungkinan pemadaman susulan di luar jadwal tersebut.