Pencarian

Imunisasi Kejar Anak Depok Oktober 2026: Balita Zero Dose Jadi Prioritas

Selasa, 06 Oktober 2026 • 09:47:31 WIB
Imunisasi Kejar Anak Depok Oktober 2026: Balita Zero Dose Jadi Prioritas
Dinas Kesehatan Kota Depok menggelar Bulan Imunisasi Kejar Nasional sepanjang Oktober 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Dinas Kesehatan Kota Depok menjalankan Bulan Imunisasi Kejar Nasional sepanjang Oktober 2026 untuk mengejar bayi dan balita yang belum lengkap imunisasi dasar. Balita zero dose, yakni anak yang belum pernah menerima imunisasi DPT1, masuk daftar prioritas. Berikut sasaran, lokasi layanan, dan cara memastikan status imunisasi si kecil.

Surat Edaran Dinkes Kota Depok Nomor 400.7.7.2/4833/P2P/2026 menjadi dasar pelaksanaan program ini, merujuk surat Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI Nomor IM.01.01/C/6153/2026 tertanggal 8 September 2026. Pelaksanaannya berlangsung serentak di seluruh wilayah Kota Depok.

Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, menyebut tujuan utama kegiatan ini adalah mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi. Fokusnya dua: mempercepat peningkatan cakupan, sekaligus menurunkan jumlah anak yang belum lengkap imunisasi dasar.

Siapa yang Masuk Sasaran Imunisasi Kejar?

Kelompok sasaran program ini cukup luas, mencakup bayi hingga usia 11 bulan. Balita berusia 12 sampai 23 bulan juga termasuk di dalamnya.

Anak hingga usia 4 tahun 11 bulan yang belum pernah diimunisasi atau statusnya belum lengkap juga bisa ikut. Perhatian khusus diberikan kepada anak yang belum menerima DPT1 alias kelompok zero dose.

Di Mana Ibu Bisa Datang?

Layanan imunisasi tersedia di Posyandu sesuai jadwal bulanan masing-masing wilayah. Orang tua juga bisa membawa anak ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lain yang menyediakan layanan imunisasi.

Tidak perlu menunggu surat panggilan. Selama Oktober 2026, ibu bisa langsung datang ke layanan terdekat untuk mengecek dan melengkapi imunisasi anak.

Bagaimana Anak yang Belum Tercatat Ditemukan?

Petugas kesehatan di tiap wilayah melakukan pemetaan bayi dan balita yang belum diimunisasi sesuai jadwal. Setelah itu, mereka melacak secara aktif anak-anak tersebut agar bisa diarahkan mendapat pelayanan.

Cara ini dipakai supaya sasaran program terjangkau lebih luas, termasuk keluarga yang mungkin tidak rutin datang ke Posyandu.

Kenapa Zero Dose Perlu Perhatian Serius?

Anak yang belum pernah menerima DPT1 belum punya perlindungan dasar terhadap penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko tertular, terutama di lingkungan dengan cakupan imunisasi rendah.

Karena itu, Devi mengimbau orang tua memastikan status imunisasi anak masing-masing. Ia meminta keluarga memanfaatkan layanan yang sudah disiapkan pemerintah dan fasilitas kesehatan selama program berlangsung.

Imbauan untuk Orang Tua

Devi menyampaikan pesan langsung kepada para ibu dan ayah di Depok. "Segera bawa anak ke Posyandu, Puskesmas atau faskes bagi yang belum lengkap imunisasinya. Jangan menunda imunisasi anak," ujarnya.

Menunda imunisasi bukan berarti aman. Justru di masa jeda itulah anak paling rentan terpapar penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

Yang Bisa Ibu Lakukan Mulai Sekarang

Cek buku KIA atau catatan imunisasi anak untuk melihat dosis apa yang belum lengkap. Kalau ragu, tanyakan langsung ke kader Posyandu atau bidan di Puskesmas terdekat.

Bawa anak ke layanan imunisasi selama Oktober 2026, dan pastikan jadwal dosis berikutnya dicatat agar tidak terlewat lagi. Satu kunjungan hari ini bisa menutup celah perlindungan yang tertinggal berbulan-bulan.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks