BALIKPAPAN — Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro meninjau langsung progres pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) kepolisian di kawasan KM 13 Balikpapan, Kamis (30/4/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung operasional berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Kapolda hadir bersama Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, Irwasda, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim. Rombongan menyisir sejumlah titik krusial yang diproyeksikan menjadi pusat layanan dan penegakan hukum berbasis teknologi di wilayah Kalimantan Timur.
Fokus utama peninjauan meliputi dua gedung strategis yang tengah dalam tahap pengerjaan intensif. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat efektivitas kerja kepolisian di tengah perkembangan wilayah yang semakin dinamis.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pengecekan Gedung Laboratorium Forensik (Labfor). Fasilitas ini memegang peranan vital sebagai pusat pengungkapan kasus tindak pidana melalui pendekatan ilmiah atau scientific crime investigation.
Kapolda Kaltim mengamati detail konstruksi untuk memastikan gedung tersebut mampu menampung peralatan canggih dan memenuhi standar keamanan laboratorium. Keberadaan Labfor di Balikpapan akan mempercepat proses identifikasi dan pengolahan barang bukti tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fasilitas di luar daerah.
Sebelum meninjau lokasi proyek, Irjen Pol Endar Priantoro menyempatkan diri melakukan koordinasi internal melalui kegiatan coffee morning di Mako Ditpamobvit. Pertemuan santai namun formal ini menjadi wadah komunikasi strategis antarpejabat utama Polda Kaltim dalam mengawal isu-isu keamanan terkini.
Rombongan kemudian berlanjut meninjau gedung baru Mako Ditlantas Polda Kaltim. Pembangunan markas komando ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan lalu lintas dalam satu atap yang lebih representatif dan nyaman bagi warga.
Infrastruktur baru ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan pelayanan administrasi kendaraan dan manajemen lalu lintas di Kalimantan Timur. Kapolda menekankan bahwa setiap jengkal pembangunan harus berorientasi pada kemudahan akses masyarakat.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto mengonfirmasi bahwa pengawasan ketat terhadap proyek sarpras ini merupakan komitmen institusi dalam menghadirkan Polri yang profesional. Pembangunan fisik harus sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan mengoperasikannya.
"Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan dapat segera dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Kombes Pol Yuliyanto, Kamis (30/4/2026).
Kawasan KM 13 Balikpapan kini dipersiapkan menjadi kompleks terpadu bagi sejumlah unit kerja Polda Kaltim. Penempatan berbagai direktorat di satu area strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi koordinasi antarwilayah dan mempercepat respons terhadap gangguan kamtibmas.
Polda Kaltim menargetkan seluruh fasilitas pendukung operasional ini memenuhi standar modernitas Polri. Hal ini mencakup ketersediaan ruang kerja yang ergonomis, sistem keamanan gedung yang mumpuni, hingga fasilitas publik yang inklusif.
Kegiatan pengecekan berakhir dengan situasi aman dan lancar. Pihak kepolisian optimis pembangunan sarpras di KM 13 Balikpapan dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh internal kepolisian maupun masyarakat luas di Kalimantan Timur.