DPRD Berau Dorong Generasi Muda Lirik Sektor Sawit Selain Tambang

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 04:00:12 WIB
Wakil Ketua DPRD Berau mendorong generasi muda menjajaki peluang kerja di sektor perkebunan kelapa sawit.

BERAU — Ketergantungan terhadap sektor pertambangan di Kabupaten Berau mulai mendapat perhatian serius dari legislatif setempat. Generasi muda kini diminta untuk lebih realistis dalam melihat peluang pasar kerja dengan mulai menjajaki sektor perkebunan kelapa sawit yang masih berkembang pesat di Kalimantan Timur.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat untuk masuk ke perusahaan tambang sering kali tidak dibarengi dengan kesiapan kualifikasi. Hal ini menyebabkan terjadinya ketimpangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja di lapangan yang berujung pada sulitnya proses rekrutmen.

Mengapa Sektor Perkebunan Sawit Lebih Terbuka?

Subroto menilai sektor perkebunan kelapa sawit masih memiliki ruang luas untuk menyerap tenaga kerja lokal di Berau. Menurutnya, peluang di sektor ini sering kali terabaikan karena preferensi masyarakat yang masih terpaku pada industri pertambangan sebagai sumber penghasilan utama.

Potensi penyerapan di perkebunan dianggap lebih fleksibel dibandingkan industri tambang yang menerapkan standar kualifikasi sangat ketat. "Jangan hanya terpaku pada satu sektor. Selama ada peluang kerja yang bisa dimanfaatkan, itu seharusnya diambil," ujar Subroto pada Rabu (6/5/2026).

Masalah Ketimpangan Kualifikasi di Industri Tambang

Kondisi pasar kerja saat ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang kerap memicu persoalan dalam proses rekrutmen. Banyak pencari kerja muda yang mengincar posisi di sektor pertambangan, namun tidak memiliki kompetensi spesifik yang dibutuhkan oleh perusahaan.

"Kondisi ini sering menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang tersedia," kata Subroto menjelaskan latar belakang dorongan diversifikasi kerja tersebut.

Langkah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Selain meminta warga lebih terbuka terhadap sektor non-tambang, DPRD Berau menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini mencakup pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan berbagai industri yang ada di Bumi Batiwakkal, termasuk sektor perkebunan dan jasa.

"Yang terpenting adalah terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Peluang kerja itu sebenarnya banyak, tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri dan memanfaatkannya," tutur Subroto.

Melalui langkah ini, legislatif berharap ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap sektor tambang dapat berkurang secara bertahap. Diversifikasi pilihan kerja diyakini menjadi solusi jangka panjang untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di berbagai sektor ekonomi potensial lainnya.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: portalsembilan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top