Pemkab PPU Buka Beasiswa Gerbang Nusantara 2026, Ada Bantuan Rp15 Juta untuk Mahasiswa Kedokteran

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 13:31:56 WIB
Peluncuran Beasiswa Gerbang Nusantara 2026 oleh Pemkab PPU untuk mendukung pendidikan di wilayah penyangga IKN.

KALIMANTAN TIMUR — Pemkab PPU meluncurkan Beasiswa Gerbang Nusantara 2026 sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini terbagi dalam tiga kategori: Beasiswa Stimulan Prestasi Akademik, Beasiswa Nawasena, dan Beasiswa Religi.

Tiga Kategori dengan Sasaran Berbeda

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) PPU, Hendro, menjelaskan Beasiswa Stimulan menjadi kategori dengan jangkauan paling luas. Jenjang yang dicakup meliputi Diploma, Sarjana, hingga santri pondok pesantren.

"Kami memberikan perhatian khusus bagi mahasiswa kedokteran dan dokter muda (Co-assistant) dengan besaran bantuan mencapai Rp15.000.000," ujar Hendro, Kamis (14/5/2026). Apresiasi juga diberikan kepada anggota Paskibraka tingkat kabupaten dan provinsi tahun 2026.

Beasiswa Nawasena dirancang sebagai bantuan sosial pendidikan inklusif. Sasaran utamanya adalah masyarakat kurang mampu terdata DTSEN, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, serta korban bencana alam dan kekerasan seksual. Kategori ini memiliki skema khusus bagi mahasiswa Universitas Gunadarma PPU, di mana besarannya disesuaikan dengan nilai UKT masing-masing.

Beasiswa Religi diperuntukkan bagi penghafal kitab suci berbagai agama: Al-Qur'an (minimal 7 juz), Al-Kitab, Tripitaka, Weda, hingga Sishu dan Wujing. Terdapat pula kuota khusus bagi tiga pemenang seni kaligrafi. Bagi penghafal Al-Qur'an 30 juz yang pernah menerima beasiswa sebelumnya, bantuan periode ini difokuskan pada biaya semester dan pengadaan kitab penunjang.

Syarat Umum dan Ketentuan Akademik

Seluruh pelamar wajib berdomisili sebagai warga Kabupaten PPU dan berstatus aktif sebagai siswa atau mahasiswa per Maret 2026. Pelamar dipastikan bukan penerima bantuan pendidikan lain dari APBN atau APBD, serta bukan mahasiswa ikatan dinas.

Khusus jalur prestasi akademik, panitia menetapkan standar Indeks Prestasi (IP) minimal 3,25 untuk bidang non-eksakta dan 3,00 untuk bidang eksakta. Batas maksimal masa studi berada di semester tujuh.

Jadwal dan Prosedur Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital melalui https://beasiswa.penajamkab.go.id/ menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis akun. Seluruh berkas diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 1 MB.

Panitia mengingatkan pelamar melakukan tangkapan layar (screenshot) pada hasil resume pendaftaran sebagai bukti sah kepesertaan. Data yang telah dikirimkan tidak dapat diubah kembali.

Jadwal pendaftaran untuk kategori Stimulan dan Religi dibuka 12 Mei hingga 10 Juni 2026, dengan target pencairan Agustus hingga September. Kategori Nawasena memiliki waktu pendaftaran lebih panjang hingga 10 Juli 2026 karena melibatkan verifikasi faktual dan monitoring lapangan.

Masyarakat yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: cahayaborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top