Pemkab Penajam Paser Utara Terapkan Sistem Cicilan Pemasangan Sambungan Air Bersih, Biaya Rp2,6 Juta Bisa Diangsur 12 Kali

Penulis: Hendra Setiawan  •  Senin, 15 Juni 2026 | 15:01:31 WIB
Pemkab Penajam Paser Utara luncurkan sistem cicilan untuk biaya pemasangan sambungan air bersih.

PENAJAM — Warga Kabupaten Penajam Paser Utara kini bisa memasang sambungan air bersih dengan cara mencicil biaya pemasangan yang mencapai Rp2,6 juta. Program ini diinisiasi oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka setempat untuk mengatasi kendala biaya yang selama ini menjadi hambatan utama masyarakat mengakses air bersih.

Biaya Pemasangan Rp2,6 Juta Bisa Diangsur Setiap Bulan

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid, mengatakan bahwa biaya pemasangan sambungan air bersih secara reguler sebesar Rp2,6 juta mencakup pemasangan meteran dan jaringan pipa. "Masyarakat dapat membayar biaya pemasangan sambungan air bersih per bulan atau dicicil hingga 12 kali pembayaran," ujarnya di Penajam, Senin.

Menurut Abdul Rasyid, sistem cicilan ini merupakan upaya pemerintah daerah agar warga tidak terbebani biaya pemasangan di muka. "Pemerintah kabupaten ingin warga tidak terbebani biaya pemasangan sambungan air bersih," tegasnya.

Baru 26 dari 54 Desa dan Kelurahan Terlayani

Hingga saat ini, dari total 54 kelurahan dan desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, baru 26 wilayah yang mendapatkan layanan air bersih. Artinya, masih ada 32 desa atau kelurahan yang belum tersentuh jaringan.

Program cicilan ini juga menjadi strategi untuk mempercepat perluasan cakupan pelayanan. Sepanjang tahun 2025, cakupan layanan air bersih berhasil meningkat menjadi 42 persen, naik dari sebelumnya yang hanya 34 persen.

Tunggakan Rekening Juga Bisa Diangsur

Tidak hanya untuk pemasangan baru, Pemkab Penajam Paser Utara juga memberikan keringanan bagi warga yang memiliki tunggakan pembayaran rekening air bersih. Tunggakan tersebut dapat dibayar secara diangsur, sehingga masyarakat tidak perlu melunasi sekaligus.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga untuk beralih ke sumber air bersih yang dikelola oleh Perumda, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top