Bupati Berau Sri Juniarsih Perkenalkan Cokelat Ekspor ke Menteri UMKM di Festival Balikpapan, Tembus Pasar Prancis

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08:01 WIB
Bupati Berau Sri Juniarsih memperkenalkan cokelat ekspor kepada Menteri UMKM di Festival Balikpapan 2026.

BALIKPAPAN — Cokelat produksi Kabupaten Berau mendapat sorotan langsung di tingkat nasional setelah diperkenalkan kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam ajang Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut produk itu bukan sekadar oleh-oleh khas daerah, melainkan komoditas yang sudah menembus pasar internasional, termasuk Prancis.

“Ini adalah Cokelat dari Kabupaten Berau yang ekspornya sudah sampai ke Prancis. Ini menjadi bukti bahwa kepala daerah di Kalimantan Timur saling bersinergi untuk mendorong UMKM naik kelas. Bahkan, Cokelat Berau saat ini sudah berada di kelas internasional, Pak Menteri,” ujar Sri Juniarsih di hadapan Menteri Maman.

Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas turut mendampingi dan ikut memperkenalkan produk unggulan daerah tersebut. Kehadiran kepala daerah secara langsung menjadi sinyal kuat bahwa sektor UMKM menjadi prioritas utama dalam pengembangan ekonomi lokal di Kaltim.

Apresiasi Menteri: Rasa Cokelat Berau Dinilai 'Paten'

Saat berkesempatan mencicipi produk tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan pujian spontan. Menurutnya, kualitas rasa cokelat olahan dari Berau itu sangat baik dan berpotensi besar untuk terus dikembangkan di pasar yang lebih luas.

“Wah, ini bisa dicoba, paten,” ucap Menteri Maman.

Apresiasi itu menjadi suntikan motivasi bagi pelaku UMKM Berau. Maman menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.

Sinergi Pemda dan Pelaku Usaha Dorong Produk Naik Kelas

Menurut Bupati Sri, keberhasilan produk cokelat menembus pasar global tidak lepas dari program pembinaan dan pendampingan yang diberikan Pemkab Berau kepada pelaku usaha lokal. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku UMKM dinilai mampu menghasilkan produk berkualitas yang diterima pasar dunia.

Menteri Maman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yang terus menunjukkan komitmen dalam membina UMKM. Ia menilai keberpihakan kepala daerah terhadap sektor ini menjadi modal penting dalam membangun ekosistem usaha yang berdaya saing.

Keberhasilan Cokelat Berau menembus pasar Prancis menjadi simbol bahwa potensi daerah, jika dikelola dengan baik dan didukung secara berkelanjutan, mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru yang mengharumkan nama Berau dan Kalimantan Timur di kancah internasional.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kutairaya.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top