Keputusan memilih ekosistem perkakas nirkabel seringkali dimulai dari pembelian baterai pertama. Setelah itu, pengguna seperti terkunci dalam satu merek karena baterai dan charger tidak saling kompatibel. Pengalaman pahit ini dialami langsung oleh seorang pengamat yang mencoba merakit perlengkapan dasar dan mendapati kesenjangan harga yang mencolok antara Ryobi dan Milwaukee.
Kedua merek ini berada di bawah naungan Techtronic Industries (TTI), konglomerat Hong Kong yang juga memiliki merek lain seperti Hoover dan Dirt Devil. Namun, Ryobi dan Milwaukee dibangun untuk dua segmen pengguna yang sangat berbeda.
Milwaukee membidik pangsa pasar profesional: tukang bangunan, kontraktor, dan pekerja konstruksi yang mengandalkan perkakas setiap hari di lokasi proyek. Produk-produknya dirancang dengan material lebih kokoh, motor lebih bertenaga, dan daya tahan baterai yang lebih lama untuk pemakaian berat.
Ryobi, di sisi lain, adalah jawaban untuk pengguna rumahan dan penghobi DIY. Kualitasnya tetap baik dan cukup tangguh untuk proyek renovasi akhir pekan, tetapi tidak dirancang untuk jatuh dari scaffolding atau dipakai delapan jam nonstop.
Perbedaan target pasar ini langsung terlihat di banderol harga. Satu set perlengkapan dasar—bor, gergaji circular, dan satu baterai—dari Milwaukee bisa mencapai dua kali lipat dari harga set Ryobi dengan fungsi serupa.
“Saya belajar dengan cara yang sulit ketika membandingkan harga,” tulis sang pengamat. “Milwaukee melakukan semua yang Ryobi bisa lakukan, tapi dengan harga dua kali lipat.”
Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa dengan proyek rumahan—memasang rak, merakit furnitur IKEA, atau perbaikan kecil—membayar mahal untuk ketahanan tingkat kontraktor seringkali tidak masuk akal.
Sekali pengguna membeli baterai Ryobi dengan sistem ONE+, maka seluruh gergaji, bor, blower, bahkan pemotong rumput di lini produk tersebut bisa dipakai tanpa membeli baterai baru. Hal yang sama berlaku untuk Milwaukee dengan sistem M12 dan M18.
Masalahnya, baterai Ryobi tidak bisa dipasang ke perkakas Milwaukee, dan sebaliknya. Artinya, keputusan awal menentukan biaya total kepemilikan dalam jangka panjang. Membeli Milwaukee untuk kebutuhan ringan berarti “membayar dua kali” untuk daya tahan yang tidak akan pernah terpakai.
Ryobi menjadi pemenang mutlak untuk segmen pengguna rumahan. Harganya lebih murah, pilihan perkakas dalam satu ekosistem sangat luas, dan performanya sudah lebih dari cukup untuk pekerjaan standar.
Pengecualian hanya berlaku jika pengguna benar-benar membutuhkan daya tahan ekstrem, garansi lebih panjang, atau tenaga ekstra yang hanya Milwaukee tawarkan. Untuk sisanya, Ryobi menyelesaikan pekerjaan tanpa menguras dompet.