JAKARTA — Kesempatan bekerja di lingkungan kerajaan Inggris terbuka lebar bagi para kreator konten profesional. The Royal Household, rumah tangga Kerajaan Inggris, secara resmi mengumumkan lowongan kerja untuk posisi videografer yang akan bertugas di Istana Buckingham, London.
Gaji yang ditawarkan mencapai £52.000 per tahun, atau setara dengan sekitar Rp 1,08 miliar per tahun. Posisi ini berstatus permanen dan penuh waktu (full-time), dengan batas akhir pendaftaran pada Selasa (7/7/2026) waktu setempat.
Videografer yang terpilih akan bergabung dalam Tim Komunikasi Kerajaan yang menjadi pusat hubungan keluarga kerajaan dengan audiens di seluruh dunia. "Sebagai Videografer, Anda akan memainkan peran kunci dalam membentuk bagaimana kisah-kisah tersebut diceritakan melalui platform digital," bunyi iklan lowongan tersebut.
Pekerjaan ini mencakup produksi konten video dan fotografi berkualitas tinggi dari awal hingga akhir. Konten tersebut akan diunggah di berbagai platform media sosial resmi Kerajaan Inggris, termasuk Instagram, X (Twitter), dan YouTube.
Pihak kerajaan mencari videografer berpengalaman dengan pemahaman kuat tentang konten media sosial yang menarik. Pelamar diwajibkan ahli dalam menggunakan berbagai peralatan syuting, pencahayaan, audio, dan pengaturan green screen.
Kemampuan teknis lain yang wajib dimiliki adalah penguasaan perangkat lunak Adobe Creative Cloud, terutama Premiere Pro dan After Effects. Kandidat juga harus mampu bekerja di bawah tenggat waktu yang ketat dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan senior.
Selain gaji utama, posisi ini menawarkan sejumlah fasilitas menarik. Karyawan berhak atas cuti tahunan sebanyak 25 hari per tahun, rencana pensiun non-kontribusi sebesar 15 persen yang dibayarkan penuh oleh pemberi kerja, serta makan siang gratis yang disediakan di tempat kerja.
Tak hanya itu, videografer juga mendapatkan diskon 20 persen di toko Royal Collection Trust dan tiket masuk gratis ke berbagai lokasi kerajaan. Posisi ini nantinya akan meliput kunjungan resmi kerajaan di seluruh Inggris dan sesekali di luar negeri.