SAMARINDA — Sebanyak lima perguruan tinggi swasta di Kalimantan Timur telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam Munas VI ABP-PTSI yang berlangsung di Grand Ballroom Pullman Jakarta Central Park, pertengahan Juli mendatang. Ketua ABP-PTSI Kaltim, dr. Krisdinata, AIFO.K, menegaskan forum ini menjadi momentum krusial bagi daerah untuk ikut menentukan masa depan organisasi.
“Terakhir Munas ABP-PTSI ke-V berlangsung dari tanggal 21-22 Juli 2022 di Surabaya. Mengingat ini agenda yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi, Kaltim harus hadir dan ikut mewarnai pelaksanaan Munas nanti,” ujar Krisna, sapaan akrabnya, Rabu (8/7/2026).
Lima lembaga yang sudah memastikan mengirimkan delegasi adalah Universitas Widya Gama Mahakam, Universitas Kutai Kartanegara, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Universitas 17 Agustus 1945 Balikpapan, dan Yayasan Perguruan Ibnu Khaldun Balikpapan yang membawahi STAI Balikpapan.
Agenda utama yang diusung Kaltim di Munas nanti bukan sekadar partisipasi seremonial. Salah satu anggota ABP-PTSI Kaltim, Achmad Sobyan, secara terbuka menyatakan ambisi agar perwakilan dari daerahnya bisa duduk di kepengurusan tingkat pusat.
“Kita harus melobi provinsi lain, khususnya Kalsel, Kalbar, Kalteng, dan Kaltara, bahkan wilayah Indonesia Timur agar Kaltim bisa memiliki perwakilan di pengurus pusat,” ungkap Sobyan.
Sebelum bertolak ke Jakarta, pengurus ABP-PTSI Kaltim merencanakan konsolidasi melalui rapat koordinasi virtual. Langkah ini diambil untuk merumuskan posisi strategis Kaltim dalam kancah nasional serta menampung aspirasi seluruh anggota.
“Kami akan melakukan musyawarah daerah melalui zoom meeting. Ini penting untuk membahas posisi ABP-PTSI Kaltim ke depan,” tambah Krisna.
Perwakilan dari Universitas Kutai Kartanegara, Agus Setia Gunawan, mendukung penuh rencana rapat pra-Munas. Menurutnya, koordinasi ini krusial untuk menjaring saran dan masukan yang akan menjadi misi utama ABP-PTSI Kaltim di tingkat pusat.
Munas VI ABP-PTSI 2026 mengusung tema “Penguatan Peran Badan Penyelenggara Menuju PTS Unggul, Berdampak, dan Berkelanjutan”. Agenda pembukaan direncanakan diisi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., sebagai keynote speaker.
Selain itu, Ketua Umum ABP-PTSI Prof. Dr. Thomas Suyatno, Ketua Dewan Kehormatan Dr. H. Wiranto, S.H., serta Dirjen Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Khairul Munadi dijadwalkan turut memberikan arahan strategis. Forum ini dihadiri perwakilan dari 38 wilayah ABP-PTSI se-Indonesia.