SAMARINDA — Insiden penyelamatan warga dari lilitan ular piton terjadi di Jalan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, berakhir dramatis. Dicky, seorang warga yang berinisiatif mengevakuasi reptil dari dalam sumur, justru menjadi korban lilitan ular sepanjang sekitar lima meter tersebut pada Senin (3/8/2026).
Peristiwa bermula ketika pemilik rumah, Slamet, curiga karena air dari mesin pompa tidak mengalir sejak pagi. Saat memeriksa sumurnya, ia menemukan seekor ular piton berukuran besar yang diduga menyumbat saluran air. Slamet kemudian meminta bantuan warga sekitar, dan Dicky pun turun ke dalam sumur untuk menangkap ular tersebut.
Kondisi sumur yang sempit membuat proses evakuasi berubah menjadi pertaruhan nyawa. Piton itu justru melilit tubuh Dicky dengan kuat, membuatnya kesulitan bernapas dan bergerak. "Di dalam sumur rasanya sempit sekali, dan ularnya melilit cukup kuat di badan saya. Rasanya sulit bernapas dan bergerak. Tapi Alhamdulillah, bantuan dari atas cepat," ujar Dicky.
Teriakan minta tolong dari dalam sumur sontak membuat warga panik. Beruntung, personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda telah tiba di lokasi. Mereka bersama warga berupaya melepaskan lilitan ular tersebut dari tubuh korban.
Petugas Damkar menggunakan peralatan khusus berupa snake hook dan menerapkan teknik evakuasi yang aman. Fokus utama petugas adalah mengendalikan kepala ular terlebih dahulu sebelum mengurai lilitannya dari tubuh korban. Setelah proses yang berlangsung puluhan menit, ular piton seberat puluhan kilogram itu akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur.
Ular piton tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk kemudian dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya menangani satwa liar secara sembarangan.
Petugas Damkar mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap satwa liar, terutama ular berukuran besar atau satwa berbahaya lainnya, tanpa keahlian dan peralatan yang memadai. Tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan jiwa, seperti yang nyaris terjadi pada Dicky.
Kejadian di Sungai Pinang ini menegaskan pentingnya melapor kepada pihak berwenang atau instansi terkait seperti Damkar jika menemukan satwa liar yang masuk ke area permukiman. Penanganan oleh profesional akan meminimalisir risiko cedera baik bagi warga maupun satwa itu sendiri.