KALIMANTAN TIMUR — Dunia MMA Indonesia kembali berdenyut. Bilal Hasan, petarung berdarah Indonesia, resmi diumumkan akan memulai petualangannya di panggung terbesar mixed martial arts, UFC. Debutnya dijadwalkan berlangsung di UFC Shanghai, dan ia sudah dipastikan menghadapi Nilson Rojas di laga perdananya.
Pengumuman ini terbilang cepat. Baru pada Senin (11/8) lalu, Bilal mengamankan kontrak UFC setelah menghabisi Mridul Saikia dari India hanya dalam 45 detik melalui TKO di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10.
Nama Nilson Rojas bukan lawan sembarangan untuk sebuah debut. Meski demikian, performa Bilal di DWCS menunjukkan kesiapan mental dan fisik yang matang. Kemenangan kilatnya atas Saikia menjadi modal berharga menghadapi tekanan di ajang sebesar UFC.
Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Bilal untuk membuktikan bahwa dirinya layak bersaing di level tertinggi. Sorotan publik Indonesia pun dipastikan akan tertuju padanya di akhir bulan ini.
Kabar duka menyelimuti dunia tinju. Prichard Colon meninggal dunia pada usia 33 tahun, Kamis (13/8) waktu setempat. Petinju asal Puerto Rico itu telah berjuang selama 11 tahun melawan cedera otak parah yang dideritanya usai pertarungan di atas ring.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sang ayah, Richard, melalui media sosial. "Selamat pagi, semuanya. Dengan perasaan menyesal, saya mengabarkan bahwa putra saya Prichard telah meninggal dunia. Dia kini ada di tempat yang lebih baik," tulis Richard, dikutip dari TMZ.
Kasus Prichard Colon menjadi salah satu pengingat paling kelam tentang risiko fatal dalam olahraga tinju profesional.
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali dipercaya mengisi posisi utama di bawah mistar Ajax Amsterdam. Ia tampil sebagai starter saat Ajax bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne di Tolka Park, Dublin, Jumat (14/8) dini hari WIB.
Hasil imbang ini sudah cukup bagi tim asal Belanda tersebut untuk melaju ke babak playoff UEFA Conference League. Ajax datang dengan modal kemenangan 3-1 di leg pertama, sehingga agregat akhir 5-3 memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.
Penampilan konsisten Paes di level Eropa ini jelas menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia jelang agenda internasional mendatang.