DPRD Kaltim Dorong Hilirisasi dan Lapangan Kerja Usai Dengar Pidato Kenegaraan Prabowo di HUT ke-81 RI

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:14:31 WIB
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud memimpin Rapat Paripurna ke-21 di Samarinda, Jumat (14/8/2026).

SAMARINDA — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menilai posisi strategis provinsi sebagai penopang energi nasional harus berbanding lurus dengan kesejahteraan warganya. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud menegaskan bahwa kebijakan pembangunan dari pemerintah pusat tidak boleh berhenti sebagai program administratif, melainkan harus berdampak nyata bagi masyarakat di daerah.

"Pesan Presiden tentu menjadi perhatian kita di daerah. Pembangunan yang dilaksanakan harus memberikan manfaat nyata, bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang," ujar Hasanuddin saat memimpin Rapat Paripurna ke-21 di Samarinda, Jumat (14/8/2026).

Hilirisasi Jadi Kunci Nilai Tambah bagi Bumi Etam

Hasanuddin menyoroti kontribusi besar Kaltim terhadap sektor energi dan perekonomian nasional. Menurutnya, potensi tersebut harus diikuti dengan kebijakan yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah, salah satunya melalui hilirisasi.

"Kaltim selama ini memiliki kontribusi besar terhadap sektor energi nasional. Karena itu, kita berharap kebijakan swasembada energi juga memberikan ruang yang semakin besar bagi daerah, termasuk mendorong hilirisasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Apa Isi Pedoman Kerja Pemerintah yang Disampaikan Presiden?

Dalam pidato kenegaraan yang didengarkan langsung oleh jajaran legislatif Kaltim, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah pedoman kerja pemerintahan. Arahan tersebut mencakup pelaksanaan amanat UUD 1945, perlindungan terhadap kepentingan nasional dan kekayaan bangsa, hingga percepatan penyelesaian persoalan rakyat.

Presiden juga memaparkan capaian pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Beberapa komoditas telah mencapai swasembada, sementara komoditas lainnya masih diarahkan menuju target tersebut.

Sinergi Pusat-Daerah untuk Implementasi di Lapangan

Hasanuddin berharap kebijakan nasional tersebut dapat diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa implementasi di Kaltim perlu disesuaikan dengan potensi lokal agar kebijakan nasional mampu menghasilkan dampak yang konkret bagi masyarakat.

Momentum peringatan kemerdekaan ini, lanjut Hasanuddin, harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diisi dengan kerja nyata. "Tugas kita memastikan masyarakat merasakan pembangunan, memperoleh kesempatan yang lebih baik, dan kesejahteraannya terus meningkat," pungkasnya.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: infobenua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top