PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Usai Gempa M7,7, 29 Desa Masih Gelap

Penulis: Fauzan Arifin  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 11:45:01 WIB
Petugas teknis PLN memeriksa jaringan distribusi listrik yang rusak pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores.

KALIMANTAN TIMUR — Gempa berkekuatan signifikan yang berpusat di laut itu tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur kelistrikan di Flores. Dari total 1.557 desa yang tersebar di pulau tersebut, sebagian besar jaringan distribusi telah beroperasi kembali hingga Minggu (16/8) malam. Namun, tim teknis PLN masih berjibaku dengan medan berat untuk menjangkau titik-titik yang terputus.

Akses Tertutup Longsor Jadi Kendala Utama

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan listrik kembali menyala di seluruh wilayah terdampak. Tim gabungan terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur yang rusak, mulai dari tiang listrik hingga jaringan distribusi yang roboh.

"Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali dalam kondisi normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali sampai ke masyarakat di seluruh titik yang masih terdampak," ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Tantangan terbesar justru berada di lapisan terbawah jaringan. Sejumlah dusun dan titik pelanggan belum bisa dinormalkan karena akses jalan tertutup material longsor dan kondisi pascabencana yang masih membahayakan. Tim PLN terpaksa mencari jalur alternatif agar bisa segera masuk ke lokasi.

Keselamatan Jadi Prioritas Sebelum Listrik Dinyalakan

Darmawan menegaskan, percepatan pemulihan tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan ketenagalistrikan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan ulang wajib melalui pemeriksaan ketat terlebih dahulu, baik demi keamanan warga maupun petugas di lapangan.

"Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan," tuturnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT F. Eko Sulistyono menambahkan, personel masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan perbaikan. Pihaknya berupaya menyelesaikan seluruh pekerjaan secepat mungkin dengan tetap mempertimbangkan keamanan di lapangan.

Pemulihan Bertahap di Tengah Kondisi Darurat

Peristiwa ini menjadi ujian nyata ketangguhan infrastruktur kelistrikan di kawasan timur Indonesia yang rawan gempa. Dengan 11 gardu induk utama yang sudah pulih, pasokan listrik untuk fasilitas publik seperti rumah sakit dan posko pengungsian diharapkan tetap stabil selama masa tanggap darurat.

PLN sendiri mencatat, proses pemulihan total masih bergantung pada cepatnya akses darat dibuka. Selama jalan menuju desa-desa terisolir belum bisa dilalui alat berat, tim teknis akan terus mencari celah untuk menerobos. Masyarakat di wilayah yang masih gelap diharapkan bersabar karena prioritas utama adalah memastikan jaringan benar-benar aman sebelum dialiri listrik kembali.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top