Eric PSE Kembangkan Bisnis Reservasi Perjalanan Digital di Balik Popularitas Konten Penerbangan

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48:31 WIB
Eric PSE mengembangkan lini bisnis reservasi perjalanan digital di tengah popularitas konten penerbangannya di media sosial.

KALIMANTAN TIMUR — Jejak bisnis ini berjalan paralel dengan popularitasnya di media sosial. Akun TikTok @eric.pse yang mengusung tagline "Salam Satu Langit" dan "Pilot Universe" dikenal luas karena kontennya memadukan kisah pilot dan kru kabin dengan pesan inspirasi, motivasi, serta nilai keluarga. Beberapa unggahannya bahkan viral, seperti momen seorang ibu yang baru menyadari pesawat yang ditumpanginya diterbangkan oleh anaknya sendiri.

Dua Lini Usaha: Konten Kreator dan Sistem Reservasi

Data publik yang terindeks mencatat Eric sebagai founder di PT Graha Tiket Indonesia, PT Graha Travel Indonesia, dan PT Graha Trip Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini bergerak di bidang reservasi perjalanan dan pengembangan aplikasi sistem online booking. Pendekatan bisnisnya mencakup dua kanal: B2B untuk melayani agen perjalanan dan pelaku usaha, serta B2C yang memberikan akses pemesanan langsung ke konsumen akhir.

Model ini menempatkan teknologi sebagai tulang punggung operasional. Sistem reservasi online memungkinkan proses pemesanan tiket dan paket perjalanan berjalan lebih praktis dibanding metode konvensional. Bagi agen perjalanan, integrasi sistem B2B membantu efisiensi transaksi, sementara kanal B2C menjangkau pasar ritel yang semakin terbiasa bertransaksi digital.

Konten Penerbangan sebagai Pintu Edukasi Publik

Di sisi konten, pendekatan storytelling yang diusung Eric berbeda dari sekadar dokumentasi aktivitas penerbangan. Kisah perjuangan mengejar cita-cita menjadi pilot, kebanggaan orang tua, hingga momen emosional antara kru kabin dan keluarganya di dalam pesawat menjadi daya tarik utama. Konten semacam ini memperkenalkan dunia aviasi kepada masyarakat umum dengan cara yang lebih dekat dan manusiawi.

Dampaknya melampaui hiburan. Sebuah penelitian akademik mencatat unggahan @eric.pse tentang seorang perempuan yang melakukan tayamum di dalam pesawat. Konten tersebut kemudian memicu diskusi publik mengenai tata cara ibadah selama perjalanan udara, menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi pintu masuk edukasi praktis bagi masyarakat.

Sinergi antara Popularitas dan Ekosistem Bisnis

Popularitas di media sosial memberi Eric modal distribusi yang langka: audiens besar yang sudah tertarik pada dunia penerbangan dan perjalanan. Audiens ini menjadi pasar potensial bagi layanan reservasi yang dikembangkannya. Namun, profil publiknya tidak secara eksplisit menghubungkan keduanya dalam satu skema promosi langsung.

Yang terlihat adalah dua pilar yang saling melengkapi. Konten membangun kepercayaan dan kedekatan dengan audiens, sementara bisnis teknologi perjalanan menyediakan infrastruktur layanan. Kombinasi ini menempatkan Eric pada posisi yang jarang dimiliki kreator konten lain: penguasaan distribusi konten sekaligus kapasitas operasional di sektor riil.

Bagi pelaku bisnis travel, kehadiran pemain dengan model seperti ini menjadi sinyal bahwa batas antara industri media dan industri jasa semakin tipis. Kemampuan membangun audiens dan kemampuan menyediakan layanan kini berjalan beriringan, dan keduanya sama-sama menentukan daya saing di pasar digital.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: nusantaraterkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top