BALIKPAPAN — Petugas pemadam kebakaran BPBD Kota Balikpapan bekerja keras melawan api di dua titik berbeda sejak dini hari hingga menjelang siang. Kebakaran pertama melanda bangunan gudang penyimpanan barang di RT 28 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Selasa dinihari.
Dua unit mobil bak terbuka yang terparkir di dekat gudang ikut hangus terbakar. Beruntung, lokasi gudang berada tepat di tepi jalan raya sehingga akses petugas untuk mendekat dan menjinakkan api relatif mudah.
"Untung bangunan dekat jalan raya, sehingga akses kami untuk mendekat dan memadamkan mudah," kata Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit sebelum proses pendinginan dilakukan. Di tengah penanganan, beredar informasi adanya seseorang yang tertinggal di dalam bangunan. Tim BPBD kemudian melakukan penyisiran menyeluruh dan memastikan kabar tersebut tidak benar.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tegas Usman.
Proses pemadaman di lokasi pertama sempat terkendala oleh beberapa selang yang mengalami kebocoran. Usman menjelaskan, kondisi ini terjadi karena tingginya intensitas tugas pemadaman selama musim kemarau. Material tajam seperti pecahan kaca atau seng di lokasi kebakaran kerap melukai selang.
"Karena musim El Nino, banyak lahan yang terbakar," ujarnya.
Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 09.38 WITA di RT 42 Kelurahan Gunung Sari Ilir. Bagian atas rumah yang terbuat dari material kayu membuat api cepat menjalar ke seluruh bangunan. Akses menuju lokasi yang sempit memaksa petugas mengerahkan unit pemadam berukuran kecil dari berbagai arah.
"Untuk lokasi cukup sulit dan hanya unit kecil yang bisa masuk," kata Usman.
Pemilik rumah, Yuyun, berhasil menyelamatkan diri meski sedang sakit dan berada seorang diri di dalam rumah saat kejadian. Sementara itu, seorang perempuan penghuni kos pingsan setelah mengetahui seluruh barang miliknya tak dapat diselamatkan. Petugas mengevakuasi korban menggunakan ambulans Puskesmas Gunung Sari Ilir.
BPBD menilai proses penanganan di dua lokasi berjalan lancar karena situasi masih sepi pada dini hari untuk kebakaran pertama. Untuk kebakaran kedua, waktu kejadian yang berdekatan dengan jam berangkat kerja membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tidak terlalu padat.
Pendinginan dilakukan di kedua lokasi karena beberapa bagian bangunan menggunakan material yang mudah menyimpan panas setelah api padam. Petugas membutuhkan waktu 30 menit hingga satu jam untuk mengendalikan api di Gunung Sari Ilir sebelum melakukan proses pendinginan menyeluruh.